Menyedihkan, 260 Ibu Hamil di RSKIA Bandung Terpapar Covid-19
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Menyedihkan, 260 Ibu Hamil di RSKIA Bandung Terpapar Covid-19

...
RILIS.ID
Bandung
17 Juni 2021 - 16:07 WIB
Daerah | RILISID
...
ILUSTRASI: RILIS.ID/Kalbi

RILISID, Bandung — Kasus aktif Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) semakin memprihatinkan. Jumlah kasus positif pun terus menunjukkan tren peningkatan setiap harinya.

Penambahan kasus positif juga menyasar ratusan ibu hamil. Berdasarkan data Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung, hingga medio Juni 2021, terdapat 400 ibu hamil suspect corona.

Dari total tersebut, 260 orang di antaranya dinyatakan terpapar Covid-19. RSKIA sendiri adalah salah satu RS rujukan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jabar No. 445/ Kep.186-Dinkes/ 2020.

"Di RSKIA ini ibu hamil yang terkena Covid-19 hampir 60 persen," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/6/2021).

"Ini menunjukkan Covid-19 sudah tidak pandang bulu, ibu hamil bahkan berisiko pada anak yang dikandungnya," lanjutnya.

Melihat fenomena tersebut, Muhadjir menegaskan bahwa virus corona mampu menyerang siapapun termasuk ibu hamil dan bayi yang masih dalam kandungan.

"Anak yang dilahirkan juga akan langsung ditangani dan diperiksa ulang untuk memastikan apakah dia suspect atau sudah positif (Covid-19) seperti yang terjadi pada ibunya," tuturnya.

Muhadjir pun berharap kondisi RSKIA yang saat ini sudah mencapai 80 persen lebih dari kapasitas tempat tidur (bed) untuk pasien Covid-19 bisa mendapatkan tambahan dari pemerintah pusat, terutama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Menanggapi hal itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan bahwa pihaknya saat ini sedang menyiapkan sekitar 3 ribu bed untuk seluruh provinsi dengan hasil perhitungan 30 persen.

Meski begitu, Ridwan Kamil menyebut masih ada RS yang ada di atas 30 persen.

"RSKIA ini dari 370 kamar yang berfungsi, 150 untuk Covid-19 atau sekitar 40 persen lebih," ucapnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Menyedihkan, 260 Ibu Hamil di RSKIA Bandung Terpapar Covid-19

...
RILIS.ID
Bandung
17 Juni 2021 - 16:07 WIB
Daerah | RILISID
...
ILUSTRASI: RILIS.ID/Kalbi

RILISID, Bandung — Kasus aktif Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) semakin memprihatinkan. Jumlah kasus positif pun terus menunjukkan tren peningkatan setiap harinya.

Penambahan kasus positif juga menyasar ratusan ibu hamil. Berdasarkan data Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung, hingga medio Juni 2021, terdapat 400 ibu hamil suspect corona.

Dari total tersebut, 260 orang di antaranya dinyatakan terpapar Covid-19. RSKIA sendiri adalah salah satu RS rujukan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jabar No. 445/ Kep.186-Dinkes/ 2020.

"Di RSKIA ini ibu hamil yang terkena Covid-19 hampir 60 persen," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/6/2021).

"Ini menunjukkan Covid-19 sudah tidak pandang bulu, ibu hamil bahkan berisiko pada anak yang dikandungnya," lanjutnya.

Melihat fenomena tersebut, Muhadjir menegaskan bahwa virus corona mampu menyerang siapapun termasuk ibu hamil dan bayi yang masih dalam kandungan.

"Anak yang dilahirkan juga akan langsung ditangani dan diperiksa ulang untuk memastikan apakah dia suspect atau sudah positif (Covid-19) seperti yang terjadi pada ibunya," tuturnya.

Muhadjir pun berharap kondisi RSKIA yang saat ini sudah mencapai 80 persen lebih dari kapasitas tempat tidur (bed) untuk pasien Covid-19 bisa mendapatkan tambahan dari pemerintah pusat, terutama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Menanggapi hal itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan bahwa pihaknya saat ini sedang menyiapkan sekitar 3 ribu bed untuk seluruh provinsi dengan hasil perhitungan 30 persen.

Meski begitu, Ridwan Kamil menyebut masih ada RS yang ada di atas 30 persen.

"RSKIA ini dari 370 kamar yang berfungsi, 150 untuk Covid-19 atau sekitar 40 persen lebih," ucapnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya