Kasus Bakso Sony Antiklimaks, Kuasa Hukum Isyaratkan 18 Gerai Segera Buka Lagi
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Kasus Bakso Sony Antiklimaks, Kuasa Hukum Isyaratkan 18 Gerai Segera Buka Lagi

...
RILIS.ID
Bandarlampung
27 September 2021 - 20:35 WIB
Daerah | RILISID
...
Penyegelan Bakso Sony beberapa hari lalu. Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Polemik Bakso Sony versus Pemkot Bandarlampung terkait tunggakan pajak diperkirakan akan antiklimaks. Sebabnya, kedua belah pihak telah mencapai kata sepakat untuk berdamai.

Klaim tersebut disampaikan kedua belah pihak setelah rapat dengan Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana pada Senin (27/9/2021).

"Untuk hasil pertemuan tadi disampaikan besok. Sudah ada kepastian yang baik dari Pemkot dan juga pihak Bakso Sony," ujar Ketua Tim Pengendalian Pemeriksaan Pengawasan Pajak Daerah (TP4D) Bandarlampung Muhammad Umar, Senin.

Sayangnya, Umar enggan menjelaskan lebih lanjut tentang kepastian yang dimaksud. Ia hanya bilang harus salat istikharah terlebih dahulu.

"Kita harus ada istikharah dulu, iya nggak? Pokoknya kita sudah punya keputusan yang terbaik," kata Inspektur Bandarlampung ini.

Senada dengan Umar, pihak Bakso Sony melalui kuasa hukumnya juga tidak membeberkan hasil pertemuan dengan sang wali kota.

Baik Umar maupun kuasa hukum Bakso Sony Dedi Setiyadi bilang hasil pertemuan akan disampaikan pada esok hari, Selasa (28/9/2021).

"Sudah bisa kerja sama dengan Pemkot," tutur Dedi.

Meski akan menggelar pertemuan lanjutan, Dedi mengisyaratkan 18 gerai Bakso Sony secepatnya dibuka lagi.

"Sudah tanda tangan, mudah-mudahan besok," klaimnya.

Sebelumnya, pihak Bakso Sony memenuhi undangan pemeriksaan berkas pajak oleh Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandarlampung pada Senin siang.

Usai pemeriksaan, Dedi mengungkapkan belum ada kesimpulan perihal permasalahan kliennya dengan Pemkot Bandarlampung.

"Masih musyawarah dan diperiksa dokumennya. Apa saja yang diperiksa itu masih rahasia. Ini kita mau menghadap wali kota," ungkapnya.

Disinggung soal gugatan ke PTUN, Dedi menuturkan bahwa upaya hukum merupakan langkah terakhir. Sebelum ke PTUN, pihaknya masih mencoba penyelesaian secara musyawarah.

"Kita masih mencoba musyawarah, asas hukum terbaik kan musyawarah," tandasnya.

Kepala Bidang Pajak BPPRD Bandarlampung Andre Setiawan menjelaskan pemeriksaan akan berlanjut hingga satu pekan ke depan.

"Hasil pertemuan ini kita laporkan ke wali kota. Arahannya seperti apa, nanti kita laksanakan," ujarnya. (*)

Laporan: Sulaiman, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Kasus Bakso Sony Antiklimaks, Kuasa Hukum Isyaratkan 18 Gerai Segera Buka Lagi

...
RILIS.ID
Bandarlampung
27 September 2021 - 20:35 WIB
Daerah | RILISID
...
Penyegelan Bakso Sony beberapa hari lalu. Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Polemik Bakso Sony versus Pemkot Bandarlampung terkait tunggakan pajak diperkirakan akan antiklimaks. Sebabnya, kedua belah pihak telah mencapai kata sepakat untuk berdamai.

Klaim tersebut disampaikan kedua belah pihak setelah rapat dengan Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana pada Senin (27/9/2021).

"Untuk hasil pertemuan tadi disampaikan besok. Sudah ada kepastian yang baik dari Pemkot dan juga pihak Bakso Sony," ujar Ketua Tim Pengendalian Pemeriksaan Pengawasan Pajak Daerah (TP4D) Bandarlampung Muhammad Umar, Senin.

Sayangnya, Umar enggan menjelaskan lebih lanjut tentang kepastian yang dimaksud. Ia hanya bilang harus salat istikharah terlebih dahulu.

"Kita harus ada istikharah dulu, iya nggak? Pokoknya kita sudah punya keputusan yang terbaik," kata Inspektur Bandarlampung ini.

Senada dengan Umar, pihak Bakso Sony melalui kuasa hukumnya juga tidak membeberkan hasil pertemuan dengan sang wali kota.

Baik Umar maupun kuasa hukum Bakso Sony Dedi Setiyadi bilang hasil pertemuan akan disampaikan pada esok hari, Selasa (28/9/2021).

"Sudah bisa kerja sama dengan Pemkot," tutur Dedi.

Meski akan menggelar pertemuan lanjutan, Dedi mengisyaratkan 18 gerai Bakso Sony secepatnya dibuka lagi.

"Sudah tanda tangan, mudah-mudahan besok," klaimnya.

Sebelumnya, pihak Bakso Sony memenuhi undangan pemeriksaan berkas pajak oleh Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandarlampung pada Senin siang.

Usai pemeriksaan, Dedi mengungkapkan belum ada kesimpulan perihal permasalahan kliennya dengan Pemkot Bandarlampung.

"Masih musyawarah dan diperiksa dokumennya. Apa saja yang diperiksa itu masih rahasia. Ini kita mau menghadap wali kota," ungkapnya.

Disinggung soal gugatan ke PTUN, Dedi menuturkan bahwa upaya hukum merupakan langkah terakhir. Sebelum ke PTUN, pihaknya masih mencoba penyelesaian secara musyawarah.

"Kita masih mencoba musyawarah, asas hukum terbaik kan musyawarah," tandasnya.

Kepala Bidang Pajak BPPRD Bandarlampung Andre Setiawan menjelaskan pemeriksaan akan berlanjut hingga satu pekan ke depan.

"Hasil pertemuan ini kita laporkan ke wali kota. Arahannya seperti apa, nanti kita laksanakan," ujarnya. (*)

Laporan: Sulaiman, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya