KPK Pecat Novel Baswedan dan Puluhan Pegawai yang Tak Lolos TWK
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

KPK Pecat Novel Baswedan dan Puluhan Pegawai yang Tak Lolos TWK

...
RILIS.ID
Jakarta
15 September 2021 - 18:13 WIB
Nasional | RILISID
...
Penyidik senior KPK Novel Baswedan. Foto: Dok Rilisid

RILISID, Jakarta — Sebanyak 57 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan diberhentikan pada 30 September 2021 mendatang.

Keputusan itu diumumkan langsung oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers yang disiarkan di Facebook Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu (15/9/2021).

"Memberhentikan dengan hormat kepada 51 orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat per tanggal 30 September 2021," kata Alex, sapaan akrab Alexander Marwata.

Pemecatan 51 pegawai itu termasuk penyidik senior KPK Novel Baswedan Cs. Mereka dinyatakan tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) terkait alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).


Pemecatan 57 pegawai KPK yang tak lolos TWK ini lebih cepat satu bulan dibandingkan yang termuat dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 652 Tahun 2021 yang menyebut pegawai KPK akan diberhentikan pada 1 November 2021 mendatang.

Lebih lanjut, Alex mengungkapkan terdapat enam orang pegawai tak mau mengikuti pendidikan latihan (Diklat) bela negara.

"Terhadap enam orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dan diberi kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan, namun tidak mengikutinya, maka tidak bisa diangkat menjadi ASN dan akan diberhentikan dengan hormat per tanggal 30 september 2021," ungkapnya.

Sementara, masih kata Alex, terdapat tiga pegawai KPK yang bertugas di luar negeri untuk mengikuti asesmen TWK.

Alex menambahkan bahwa pihaknya menjalankan proses peralihan status pegawai KPK menjadi ASN ini sudah sesuai dengan UU No. 19 Tahun 2019 tentangKPK dan Peraturan Komisi (Perkom) No. 1 Tahun 2021 yang memuat TWK juga dinyatakan sah oleh Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung.

Diketahui, sebanyak1.351 pegawai KPK yang memiliki hak mengikuti peralihan menjadi ASN. Dari jumlah itu, 1.310 telah dilakukan pelantikan dan pengambilan sumpah menjadi abdi negara. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

KPK Pecat Novel Baswedan dan Puluhan Pegawai yang Tak Lolos TWK

...
RILIS.ID
Jakarta
15 September 2021 - 18:13 WIB
Nasional | RILISID
...
Penyidik senior KPK Novel Baswedan. Foto: Dok Rilisid

RILISID, Jakarta — Sebanyak 57 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan diberhentikan pada 30 September 2021 mendatang.

Keputusan itu diumumkan langsung oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers yang disiarkan di Facebook Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu (15/9/2021).

"Memberhentikan dengan hormat kepada 51 orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat per tanggal 30 September 2021," kata Alex, sapaan akrab Alexander Marwata.

Pemecatan 51 pegawai itu termasuk penyidik senior KPK Novel Baswedan Cs. Mereka dinyatakan tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) terkait alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).


Pemecatan 57 pegawai KPK yang tak lolos TWK ini lebih cepat satu bulan dibandingkan yang termuat dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 652 Tahun 2021 yang menyebut pegawai KPK akan diberhentikan pada 1 November 2021 mendatang.

Lebih lanjut, Alex mengungkapkan terdapat enam orang pegawai tak mau mengikuti pendidikan latihan (Diklat) bela negara.

"Terhadap enam orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dan diberi kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan, namun tidak mengikutinya, maka tidak bisa diangkat menjadi ASN dan akan diberhentikan dengan hormat per tanggal 30 september 2021," ungkapnya.

Sementara, masih kata Alex, terdapat tiga pegawai KPK yang bertugas di luar negeri untuk mengikuti asesmen TWK.

Alex menambahkan bahwa pihaknya menjalankan proses peralihan status pegawai KPK menjadi ASN ini sudah sesuai dengan UU No. 19 Tahun 2019 tentangKPK dan Peraturan Komisi (Perkom) No. 1 Tahun 2021 yang memuat TWK juga dinyatakan sah oleh Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung.

Diketahui, sebanyak1.351 pegawai KPK yang memiliki hak mengikuti peralihan menjadi ASN. Dari jumlah itu, 1.310 telah dilakukan pelantikan dan pengambilan sumpah menjadi abdi negara. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya