Harga Pakan Tembus Rp369 Ribu, Peternak Ayam Petelur di Lampung Banyak Gulung Tikar
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Harga Pakan Tembus Rp369 Ribu, Peternak Ayam Petelur di Lampung Banyak Gulung Tikar

...
RILIS.ID
Bandarlampung
25 September 2021 - 13:18 WIB
Ekonomi | RILISID
...
Ilustrasi peternak ayam petelur.

RILISID, Bandarlampung — Jeritan peternak ayam petelur tidak hanya di Pulau Jawa, melainkan juga melanda para peternak yang ada di Lampung.

Seperti diungkapkan Kelompok Peternak Ayam Telur (Ketat) Sejahtera Mandiri saat mengadukan hal itu kepada Pemprov Lampung pada Jumat (24/9/2021).

Koordinator Ketat Sejahtera Mandiri, Yuce Hengki Sadok, menjelaskan harga pakan ayam petelur sebanyak 50 kilogram (kg) kini berkisar Rp345 ribu sampai Rp369 ribu.

"Mahalnya harga pakan pabrikan dan rendahnya harga telur membuat kami kesulitan sekarang. Sementara harga jual telur per kilogram (kg) hanya Rp17 ribu," katanya dikutip dari Rilisid Lampung (Grup Rilisid), Sabtu (25/9/2021).

Selain itu, penyebab rusaknya harga karena dugaan adanya CN (diskon) sekitar Rp1.500 sampai Rp2.000 dari perusahaan besar ke tengkulak.

"Ini menyebabkan peternak kecil tidak mampu bersaing," lanjutnya.

Dia menerangkan kondisi ini membuat peternak sulit. Cicilan utang modal ke bank pun tak terbayar. Sehingga, banyak peternak gulung tikar.

"Kami minta stabililkan harga, hapuskan CN, dan kelonggaran pinjaman bank," ujarnya.

Selain itu, kelompok peternak ini meminta Pemprov memberikan bibit ayam, obat-obatan berupa vitamin dan vaksinasi, serta kawat untuk kandang.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung Fahrizal Darminto berjanji menindaklajuti semua keluhan para peternak telur.

"Akan kita pelajari untuk secepatnya diberikan solusi," katanya. (*)

Laporan: Dwi Des, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Harga Pakan Tembus Rp369 Ribu, Peternak Ayam Petelur di Lampung Banyak Gulung Tikar

...
RILIS.ID
Bandarlampung
25 September 2021 - 13:18 WIB
Ekonomi | RILISID
...
Ilustrasi peternak ayam petelur.

RILISID, Bandarlampung — Jeritan peternak ayam petelur tidak hanya di Pulau Jawa, melainkan juga melanda para peternak yang ada di Lampung.

Seperti diungkapkan Kelompok Peternak Ayam Telur (Ketat) Sejahtera Mandiri saat mengadukan hal itu kepada Pemprov Lampung pada Jumat (24/9/2021).

Koordinator Ketat Sejahtera Mandiri, Yuce Hengki Sadok, menjelaskan harga pakan ayam petelur sebanyak 50 kilogram (kg) kini berkisar Rp345 ribu sampai Rp369 ribu.

"Mahalnya harga pakan pabrikan dan rendahnya harga telur membuat kami kesulitan sekarang. Sementara harga jual telur per kilogram (kg) hanya Rp17 ribu," katanya dikutip dari Rilisid Lampung (Grup Rilisid), Sabtu (25/9/2021).

Selain itu, penyebab rusaknya harga karena dugaan adanya CN (diskon) sekitar Rp1.500 sampai Rp2.000 dari perusahaan besar ke tengkulak.

"Ini menyebabkan peternak kecil tidak mampu bersaing," lanjutnya.

Dia menerangkan kondisi ini membuat peternak sulit. Cicilan utang modal ke bank pun tak terbayar. Sehingga, banyak peternak gulung tikar.

"Kami minta stabililkan harga, hapuskan CN, dan kelonggaran pinjaman bank," ujarnya.

Selain itu, kelompok peternak ini meminta Pemprov memberikan bibit ayam, obat-obatan berupa vitamin dan vaksinasi, serta kawat untuk kandang.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung Fahrizal Darminto berjanji menindaklajuti semua keluhan para peternak telur.

"Akan kita pelajari untuk secepatnya diberikan solusi," katanya. (*)

Laporan: Dwi Des, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya