Gara-Gara Batas Tanah, Seorang Kakek di Lampung Utara Tewas Dihujam Dodos
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Gara-Gara Batas Tanah, Seorang Kakek di Lampung Utara Tewas Dihujam Dodos

...
RILIS.ID
Lampung Utara
13 Januari 2022 - 21:20 WIB
Daerah | RILISID
...
Foto: Istimewa

RILISID, Lampung Utara — Seorang kakek berusia 64 tahun ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Korban bernama Murbayin (64), warga Desa Kotanegara Ilir, Sungkai Utara, Lampung Utara.

Murbayin meregang nyawa setelah ditikam senjata tajam oleh Saparudin (55), warga Desa Ketapang Sungkai Selatan, Lampung Utara.

Pembunuhan diduga karena permasalahan patok batas tanah yang terjadi, pada Selasa (11/1/2022) lalu.

Menurut saksi mata berinisial ESR, awal mulanya Saparudin datang ke lokasi kejadian dan mengamuk.

Namun saat itu emosinya berhasil ditahan warga yang kemudian memintanya pergi mendatangi pemilik tanah.

"Namun selang 10 menit kemudian dia justru datang kembali dengan senjata tajam jenis dodos (pemanen sawit). Tanpa berbicara langsung membacok korban," ungkapnya seperti dilansir Rilisid Lampung, Kamis (13/1/2022).

Tidak ada perlawanan dari korban dan meninggal dunia di tempat tanpa sempat dibawa ke rumah sakit. Sementara, Saparudin ditangkap polisi.

Sementara itu, pihak keluarga, Kodrat berharap tersangka dapat diberikan hukuman sesuai dengan perbuatannya.

"Kalau bisa mah, seumur hidup," kata dia.

Kodrat juga mengatakan, keterangan pelaku di kepolisian yang menyatakan menggunakan kayu, tidak benar. 

"Bohong, itu hanya pembelaan. Jelas ada saksi mata yang melihat langsung dari jarak 6-7 meter," tandasnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Gara-Gara Batas Tanah, Seorang Kakek di Lampung Utara Tewas Dihujam Dodos

...
RILIS.ID
Lampung Utara
13 Januari 2022 - 21:20 WIB
Daerah | RILISID
...
Foto: Istimewa

RILISID, Lampung Utara — Seorang kakek berusia 64 tahun ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Korban bernama Murbayin (64), warga Desa Kotanegara Ilir, Sungkai Utara, Lampung Utara.

Murbayin meregang nyawa setelah ditikam senjata tajam oleh Saparudin (55), warga Desa Ketapang Sungkai Selatan, Lampung Utara.

Pembunuhan diduga karena permasalahan patok batas tanah yang terjadi, pada Selasa (11/1/2022) lalu.

Menurut saksi mata berinisial ESR, awal mulanya Saparudin datang ke lokasi kejadian dan mengamuk.

Namun saat itu emosinya berhasil ditahan warga yang kemudian memintanya pergi mendatangi pemilik tanah.

"Namun selang 10 menit kemudian dia justru datang kembali dengan senjata tajam jenis dodos (pemanen sawit). Tanpa berbicara langsung membacok korban," ungkapnya seperti dilansir Rilisid Lampung, Kamis (13/1/2022).

Tidak ada perlawanan dari korban dan meninggal dunia di tempat tanpa sempat dibawa ke rumah sakit. Sementara, Saparudin ditangkap polisi.

Sementara itu, pihak keluarga, Kodrat berharap tersangka dapat diberikan hukuman sesuai dengan perbuatannya.

"Kalau bisa mah, seumur hidup," kata dia.

Kodrat juga mengatakan, keterangan pelaku di kepolisian yang menyatakan menggunakan kayu, tidak benar. 

"Bohong, itu hanya pembelaan. Jelas ada saksi mata yang melihat langsung dari jarak 6-7 meter," tandasnya. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya