Dituding Telantarkan Paskibra, Ini Penjelasan Disporapar Lampung Barat
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Dituding Telantarkan Paskibra, Ini Penjelasan Disporapar Lampung Barat

...
RILIS.ID
Lampung Barat
20 Agustus 2021 - 18:18 WIB
Daerah | RILISID
...
Disporapar Lampung Barat memberikan klarifikasi. Foto: Ari Gunawan

RILISID, Lampung Barat — Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Lampung Barat buka suara terkait tudingan penelantaran anggota Paskibra Provinsi Lampung asal daerah tersebut.

Bahkan Kepala Disporapar Lampung Barat Tri Umaryani langsung menyambut kedatangan tiga anggota Paskibra dan dikalungi selendang celugam di kantor Disporapar setempat, Jumat (20/8/2021).

Ketiga Paskibra asal Lampung Barat itu baru saja selesai bertugas pada upacara Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung, pada Selasa (17/8/2021).

"Memang ada sedikit miskomunikasi terkait salah satu peserta atas nama Citra Ayu Septina yang tidak kami dampingi. Namun hal tersebut sudah selesai. Orangtuanya juga sudah datang menghadiri undangan," kata Tri.

Tri mengungkapkan, kedua belah pihak sudah islah terkait permasalahan yang ada. Undangan untuk pemberian tali asih pun memang sudah direncanakan sebelumnya, bukan karena adanya permasalahan yang mencuat.

"Undangan sudah kami jadwalkan pada Senin 23 Agustus 2021, namun terpaksa kami percepat hari ini, karena kami takut masalah miskomunikasi ini berkepanjangan," ungkap Tri lagi.

Sementara itu Kepala SMAN 1 Liwa Riston Yadi mengatakan, jika setiap utusan dari sekolah tentunya ada prosedur khusus, terutama untuk ke provinsi dan itu sudah terlaksana. Tanpa ada proses awal dari sekolah semuanya tidak akan berjalan.

"Kami dari pihak sekolah mengucapkan terimakasih kepada Disporapar. Kekisruhan yang terjadi itu karena kurangnya komunikasi, dan mudah-mudahan ini bisa menjadi pembelajaran kedepannya hingga tidak terjadi lagi," singkat Riston.

Sementara, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) juga pelatih Paskibra Lambar Henu Akbar mengatakan memang ada miskomunikasi diantara dua belah pihak.

"Kalau menurut prosedur yang sudah kami lewati sebelumnya, dari Disporapar sudah benar. Saat seleksi kabupaten hingga lolos ketingkat provinsi itu masih kewenangan kabupaten. Bahkan kami lihat ada enam siswa-siswi yang lolos dan dikirim ke provinsi itu diantar dan dijemput oleh pemkab," jelas Henu.

Selanjutnya kata Henu, saat seleksi tingkat provinsi dan dinyatakan lolos, maka itu sudah sepenuhnya tanggung jawab provinsi, sesuai dengan surat panggilan peserta calon paskibra Lampung 2021.

"Merujuk pada surat dari provinsi, saat itu semua administrasi akan ditanggung pihak provinsi," ujar Henu.

Lebih lanjut Henu menuturkan, semua permasalahan saat ini harus ditangalkan mengingat tugas adik-adik Paskibra masih panjang.

"Ke depan yang menjadi pekerjaan rumah, perwakilan Paskibra tingkat provinsi akan lebih banyak lagi," tuturnya.

Ketiga siswa yang menjadi perwakilan Lambar untuk Paskibra tingkat Provinsi Lampung itu adalah Mojes Wijaya dan Ayu Marisa dari MAN 1 Liwa serta Citra Ayu Septina SMAN 1 Liwa. (*)

Laporan: Ari Gunawan, Kontributor Lampung Barat

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Dituding Telantarkan Paskibra, Ini Penjelasan Disporapar Lampung Barat

...
RILIS.ID
Lampung Barat
20 Agustus 2021 - 18:18 WIB
Daerah | RILISID
...
Disporapar Lampung Barat memberikan klarifikasi. Foto: Ari Gunawan

RILISID, Lampung Barat — Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Lampung Barat buka suara terkait tudingan penelantaran anggota Paskibra Provinsi Lampung asal daerah tersebut.

Bahkan Kepala Disporapar Lampung Barat Tri Umaryani langsung menyambut kedatangan tiga anggota Paskibra dan dikalungi selendang celugam di kantor Disporapar setempat, Jumat (20/8/2021).

Ketiga Paskibra asal Lampung Barat itu baru saja selesai bertugas pada upacara Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung, pada Selasa (17/8/2021).

"Memang ada sedikit miskomunikasi terkait salah satu peserta atas nama Citra Ayu Septina yang tidak kami dampingi. Namun hal tersebut sudah selesai. Orangtuanya juga sudah datang menghadiri undangan," kata Tri.

Tri mengungkapkan, kedua belah pihak sudah islah terkait permasalahan yang ada. Undangan untuk pemberian tali asih pun memang sudah direncanakan sebelumnya, bukan karena adanya permasalahan yang mencuat.

"Undangan sudah kami jadwalkan pada Senin 23 Agustus 2021, namun terpaksa kami percepat hari ini, karena kami takut masalah miskomunikasi ini berkepanjangan," ungkap Tri lagi.

Sementara itu Kepala SMAN 1 Liwa Riston Yadi mengatakan, jika setiap utusan dari sekolah tentunya ada prosedur khusus, terutama untuk ke provinsi dan itu sudah terlaksana. Tanpa ada proses awal dari sekolah semuanya tidak akan berjalan.

"Kami dari pihak sekolah mengucapkan terimakasih kepada Disporapar. Kekisruhan yang terjadi itu karena kurangnya komunikasi, dan mudah-mudahan ini bisa menjadi pembelajaran kedepannya hingga tidak terjadi lagi," singkat Riston.

Sementara, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) juga pelatih Paskibra Lambar Henu Akbar mengatakan memang ada miskomunikasi diantara dua belah pihak.

"Kalau menurut prosedur yang sudah kami lewati sebelumnya, dari Disporapar sudah benar. Saat seleksi kabupaten hingga lolos ketingkat provinsi itu masih kewenangan kabupaten. Bahkan kami lihat ada enam siswa-siswi yang lolos dan dikirim ke provinsi itu diantar dan dijemput oleh pemkab," jelas Henu.

Selanjutnya kata Henu, saat seleksi tingkat provinsi dan dinyatakan lolos, maka itu sudah sepenuhnya tanggung jawab provinsi, sesuai dengan surat panggilan peserta calon paskibra Lampung 2021.

"Merujuk pada surat dari provinsi, saat itu semua administrasi akan ditanggung pihak provinsi," ujar Henu.

Lebih lanjut Henu menuturkan, semua permasalahan saat ini harus ditangalkan mengingat tugas adik-adik Paskibra masih panjang.

"Ke depan yang menjadi pekerjaan rumah, perwakilan Paskibra tingkat provinsi akan lebih banyak lagi," tuturnya.

Ketiga siswa yang menjadi perwakilan Lambar untuk Paskibra tingkat Provinsi Lampung itu adalah Mojes Wijaya dan Ayu Marisa dari MAN 1 Liwa serta Citra Ayu Septina SMAN 1 Liwa. (*)

Laporan: Ari Gunawan, Kontributor Lampung Barat

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya