Berompi Tahanan, Begini Penampakan Wabup Lamteng saat Jalani Hukuman Bersihkan Masjid
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Berompi Tahanan, Begini Penampakan Wabup Lamteng saat Jalani Hukuman Bersihkan Masjid

...
RILIS.ID
Bandarlampung
4 Agustus 2021 - 16:01 WIB
Daerah | RILISID
...
Wabup Lamteng dr. Ardito Wijaya saat menjalankan hukuman, Rabu (4/8/2021). Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Tim jaksa Kejari Lampung Tengah (Lamteng) mengeksekusi Wakil Bupati (Wabup) Lamteng dr. Ardito Wijaya untuk menjalankan hukuman yang dijatuhi hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Gunungsugih Aristian Akbar, Rabu (4/8/2021).

"Pada hari ini telah dilaksanakan eksekusi putusan hakim PN Gunungsugih Nomor: 8/Pid.C/2021/PN.GNS tanggal 30 Juli 2021 dalam perkara pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan saudara Ardito Wijaya selaku Wabup Lamteng," kata Kasipenkum Kejati Lampung Andrie W Setiawan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/8/2021).

Dalam petikan putusan hakim memutuskan Ardito Wijaya dinyatakan terbukti bersalah telah melakukan pelanggaran kewajiban menggunakan masker dan dijatuhi sanksi administratif dengan kerja sosial membersihkan fasilitas umum di wilayah Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah selama 90 menit.

Dengan menggunakan rompi tahanan bertuliskan "Pelanggar Protokol Covid-19", Ardito menjalani hukuman pada Rabu pukul 08.00 WIB.

Ardito menjalani hukumannya dengan membersihkan Masjid Al Hikmah yang berada di Dusun Sri Tanjung, Kampung Tanjungratu Ilir, Kecamatan Way Pengubuan.


"Saudara Ardito Wijaya membersihkan ruangan bagian dalam masjid, tempat wudhu, toilet, menanam pohon, dan membersihkan lingkungan bagian luar masjid," ujar Andrie.

Sebelumnya, Ardito Wijaya dijatuhi hukuman kerja sosial membersihkan fasilitas umum (fasum) oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Gunungsugih. Persidangan tersebut dipimpin hakim tunggal Aristian Akbar di PN Gunungsugih, Lampung Tengah, pada 30 Juli 2021.

Hakim Aristian Akbar menyatakan dr. Ardito Wijaya telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pelanggaran kewajiban menggunakan masker saat menghadiri acara resepsi pernikahan di Kampung Lempuyang Bandar, Kecamatan Way Pengubuan, pada 20 Juni 2021 lalu.


"Menyatakan terdakwa dr. Ardito Wijaya telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pelanggaran kewajiban menggunakan masker,” demikian bunyi amar putusan Hakim Aristian Akbar, dikutip dari laman SIPP PN Gunungsugih pada Rabu (4/8/2021).

Hakim Aristian Akbar menjatuhi sanksi administratif kepada terdakwa dengan kerja sosial membersihkan fasum di Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah.

"Menjatuhkan sanksi administatif kepada terdakwa oleh karena itu dengan kerja sosial membersihkan fasilitas umum di daerah Kecamatan Way Pengubuan, memakai atribut yang bertuliskan “Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19” selama 90 menit," lanjut bunyi amar putusan hakim.

Selain itu juga Ardito dibebankan membayar biaya perkara Rp2.000. Ia mengakui tidak menggunakan masker ketika diminta tuan rumah Hi. Mansur untuk bernyanyi dan berjoget dengan tamu undangan yang hadir.

"Saya menyesali atas perbuatan dan kekhilafan serta atas nama pribadi meminta maaf," kata Ardito dalam keterangan persidangan. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Berompi Tahanan, Begini Penampakan Wabup Lamteng saat Jalani Hukuman Bersihkan Masjid

...
RILIS.ID
Bandarlampung
4 Agustus 2021 - 16:01 WIB
Daerah | RILISID
...
Wabup Lamteng dr. Ardito Wijaya saat menjalankan hukuman, Rabu (4/8/2021). Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Tim jaksa Kejari Lampung Tengah (Lamteng) mengeksekusi Wakil Bupati (Wabup) Lamteng dr. Ardito Wijaya untuk menjalankan hukuman yang dijatuhi hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Gunungsugih Aristian Akbar, Rabu (4/8/2021).

"Pada hari ini telah dilaksanakan eksekusi putusan hakim PN Gunungsugih Nomor: 8/Pid.C/2021/PN.GNS tanggal 30 Juli 2021 dalam perkara pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan saudara Ardito Wijaya selaku Wabup Lamteng," kata Kasipenkum Kejati Lampung Andrie W Setiawan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/8/2021).

Dalam petikan putusan hakim memutuskan Ardito Wijaya dinyatakan terbukti bersalah telah melakukan pelanggaran kewajiban menggunakan masker dan dijatuhi sanksi administratif dengan kerja sosial membersihkan fasilitas umum di wilayah Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah selama 90 menit.

Dengan menggunakan rompi tahanan bertuliskan "Pelanggar Protokol Covid-19", Ardito menjalani hukuman pada Rabu pukul 08.00 WIB.

Ardito menjalani hukumannya dengan membersihkan Masjid Al Hikmah yang berada di Dusun Sri Tanjung, Kampung Tanjungratu Ilir, Kecamatan Way Pengubuan.


"Saudara Ardito Wijaya membersihkan ruangan bagian dalam masjid, tempat wudhu, toilet, menanam pohon, dan membersihkan lingkungan bagian luar masjid," ujar Andrie.

Sebelumnya, Ardito Wijaya dijatuhi hukuman kerja sosial membersihkan fasilitas umum (fasum) oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Gunungsugih. Persidangan tersebut dipimpin hakim tunggal Aristian Akbar di PN Gunungsugih, Lampung Tengah, pada 30 Juli 2021.

Hakim Aristian Akbar menyatakan dr. Ardito Wijaya telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pelanggaran kewajiban menggunakan masker saat menghadiri acara resepsi pernikahan di Kampung Lempuyang Bandar, Kecamatan Way Pengubuan, pada 20 Juni 2021 lalu.


"Menyatakan terdakwa dr. Ardito Wijaya telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pelanggaran kewajiban menggunakan masker,” demikian bunyi amar putusan Hakim Aristian Akbar, dikutip dari laman SIPP PN Gunungsugih pada Rabu (4/8/2021).

Hakim Aristian Akbar menjatuhi sanksi administratif kepada terdakwa dengan kerja sosial membersihkan fasum di Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah.

"Menjatuhkan sanksi administatif kepada terdakwa oleh karena itu dengan kerja sosial membersihkan fasilitas umum di daerah Kecamatan Way Pengubuan, memakai atribut yang bertuliskan “Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19” selama 90 menit," lanjut bunyi amar putusan hakim.

Selain itu juga Ardito dibebankan membayar biaya perkara Rp2.000. Ia mengakui tidak menggunakan masker ketika diminta tuan rumah Hi. Mansur untuk bernyanyi dan berjoget dengan tamu undangan yang hadir.

"Saya menyesali atas perbuatan dan kekhilafan serta atas nama pribadi meminta maaf," kata Ardito dalam keterangan persidangan. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya