Akhirnya, 20 ASN Dinkes Banten Resmi Mengundurkan Diri
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Akhirnya, 20 ASN Dinkes Banten Resmi Mengundurkan Diri

...
Doni Marhendro Teguh
Serang
5 Juni 2021 - 20:39 WIB
Daerah | RILISID
...
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Serang — Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) akhirnya mengabulkan pengunduran diri 20 Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, Sabtu (5/6/2021).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Banten Komarudin membenarkan bahwa surat keputusan Gubernur Banten terkait pemberhentian 20 ASN tersebut sudah keluar.

"Sudah diberhentikan dari jabatannya dan SK sudah ditandatangani oleh Gubernur," katanya, Sabtu (5/6).

Pengunduran 20 ASN tersebut mencuat setelah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinkes Banten ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan masker senilai Rp3,3 milliar oleh Kejati Banten.

Ke-20 abdi negara itu merupakan pejabat eselon III-IV. Mulai dari sekretaris Dinkes, kepala bidang hingga kepala seksi.

“(Posisi ke-20 ASN) Jadi staf pelaksana dipindah ke OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lain,” ujar Komarudin.

Pihaknya juga tengah menyusun kekosongan beberapa jabatan di Dinkes Banten dengan membuka lelang jabatan. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Akhirnya, 20 ASN Dinkes Banten Resmi Mengundurkan Diri

...
Doni Marhendro Teguh
Serang
5 Juni 2021 - 20:39 WIB
Daerah | RILISID
...
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Serang — Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) akhirnya mengabulkan pengunduran diri 20 Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, Sabtu (5/6/2021).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Banten Komarudin membenarkan bahwa surat keputusan Gubernur Banten terkait pemberhentian 20 ASN tersebut sudah keluar.

"Sudah diberhentikan dari jabatannya dan SK sudah ditandatangani oleh Gubernur," katanya, Sabtu (5/6).

Pengunduran 20 ASN tersebut mencuat setelah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinkes Banten ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan masker senilai Rp3,3 milliar oleh Kejati Banten.

Ke-20 abdi negara itu merupakan pejabat eselon III-IV. Mulai dari sekretaris Dinkes, kepala bidang hingga kepala seksi.

“(Posisi ke-20 ASN) Jadi staf pelaksana dipindah ke OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lain,” ujar Komarudin.

Pihaknya juga tengah menyusun kekosongan beberapa jabatan di Dinkes Banten dengan membuka lelang jabatan. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya