Setelah Prajurit TNI, Giliran Anggota Brimob Gugur dalam Kontak Senjata vs KKB di Kiwirok
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Setelah Prajurit TNI, Giliran Anggota Brimob Gugur dalam Kontak Senjata vs KKB di Kiwirok

...
RILIS.ID
Jakarta
26 September 2021 - 9:49 WIB
Breaking News | RILISID
...
Bharada Muhammad Kurniadi Sutio. Foto: Instagram @brimob_id

RILISID, Jakarta — Satu anggota Brigade Mobile (Brimob) gugur dalam kontak tembak di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua, pada Sabtu (25/9/2021) siang.

Berita duka tersebut disampaikan Korps Brimob Polri melalui akun Instagram resmi @brimob_id, pada Minggu (26/9/2021).

Bharada Muhammad Kurniadi Sutio gugur setelah terkena tembakan saat kontak tembak antara personel gabungan TNI-Polri dengan teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Innalilahi wainnailaihi rojiun. Telah Gugur Dalam Tugas Rekan Kita dalam Kontak Tembak dengan KKB di Distrik Kiwirok ,Pegunungan Bintang, Papua. Bharada Muhammad Kurniadi Sutio Tamtama Angkatan 46 @bharapana_nusantara," tulis akun @brimob_id.


"Tugasmu Sudah Selesai Saudara Ku. Terimakasih Sudah Berjuang Demi Negara Dan Bangsa Ini. Abdimu Sepanjang masa, Jiwa RagaMu Akan Selalu Kami kenang. Pengabdianmu akan selalu kami Banggakan. Al-Fatihah," demikian bunyi caption unggahan.

Dalam kontak senjata tersebut, Bharada Muhammad Kurniadi Sutio terkena tembakan di bagian bawah ketiak sebelah kanan.

Ia gugur saat hendak bertugas melaksanakan pengamanan bandara dalam rangka penjemputan pasukan Satgas Nanggala. Jenazah korban rencananya akan dievakuasi ke Timika menggunakan helikopter.

Kontak tembak antara personel TNI-Polri dengan KKB Ngalum Kupel pimpinan Lamek Alipki Taplo bukan baru kali ini menelan korban dari aparat.

Pada Selasa (14/9/2021), anggota Yonif 403/WP Pratu Ida Bagus Putu gugur dalam kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kiwirok.

Korban meninggal saat baku tembak dengan KKB pimpinan Lamek Taplo.

Jenazah korban sudah dievakuasi bersama jenazah nakes Gabriela Meilan dengan menggunakan helikopter milik Penerbad.

Helikopter kemudian mendarat di lapangan Makodam XVII Cenderawasih. Jenazah Pratu Ida Bagus Putu dibawa ke RS Marthen Indey Jayapura.

Kontak senjata KKB pimpinan Lamek Taplo dengan TNI/Polri terjadi sejak Senin (13/9). Selain baku tembak, KKB yang dibantu warga setempat menyerang tenaga kesehatan dan melakukan pembakaran fasilitas umum.

Empat nakes yang masih dirawat di RS Marthen Indey bernama dr. Restu Pamanggi, Katrianti Tandila, Emanuel Abi, dan Kristina Sampe Tonapa. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Setelah Prajurit TNI, Giliran Anggota Brimob Gugur dalam Kontak Senjata vs KKB di Kiwirok

...
RILIS.ID
Jakarta
26 September 2021 - 9:49 WIB
Breaking News | RILISID
...
Bharada Muhammad Kurniadi Sutio. Foto: Instagram @brimob_id

RILISID, Jakarta — Satu anggota Brigade Mobile (Brimob) gugur dalam kontak tembak di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua, pada Sabtu (25/9/2021) siang.

Berita duka tersebut disampaikan Korps Brimob Polri melalui akun Instagram resmi @brimob_id, pada Minggu (26/9/2021).

Bharada Muhammad Kurniadi Sutio gugur setelah terkena tembakan saat kontak tembak antara personel gabungan TNI-Polri dengan teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Innalilahi wainnailaihi rojiun. Telah Gugur Dalam Tugas Rekan Kita dalam Kontak Tembak dengan KKB di Distrik Kiwirok ,Pegunungan Bintang, Papua. Bharada Muhammad Kurniadi Sutio Tamtama Angkatan 46 @bharapana_nusantara," tulis akun @brimob_id.


"Tugasmu Sudah Selesai Saudara Ku. Terimakasih Sudah Berjuang Demi Negara Dan Bangsa Ini. Abdimu Sepanjang masa, Jiwa RagaMu Akan Selalu Kami kenang. Pengabdianmu akan selalu kami Banggakan. Al-Fatihah," demikian bunyi caption unggahan.

Dalam kontak senjata tersebut, Bharada Muhammad Kurniadi Sutio terkena tembakan di bagian bawah ketiak sebelah kanan.

Ia gugur saat hendak bertugas melaksanakan pengamanan bandara dalam rangka penjemputan pasukan Satgas Nanggala. Jenazah korban rencananya akan dievakuasi ke Timika menggunakan helikopter.

Kontak tembak antara personel TNI-Polri dengan KKB Ngalum Kupel pimpinan Lamek Alipki Taplo bukan baru kali ini menelan korban dari aparat.

Pada Selasa (14/9/2021), anggota Yonif 403/WP Pratu Ida Bagus Putu gugur dalam kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kiwirok.

Korban meninggal saat baku tembak dengan KKB pimpinan Lamek Taplo.

Jenazah korban sudah dievakuasi bersama jenazah nakes Gabriela Meilan dengan menggunakan helikopter milik Penerbad.

Helikopter kemudian mendarat di lapangan Makodam XVII Cenderawasih. Jenazah Pratu Ida Bagus Putu dibawa ke RS Marthen Indey Jayapura.

Kontak senjata KKB pimpinan Lamek Taplo dengan TNI/Polri terjadi sejak Senin (13/9). Selain baku tembak, KKB yang dibantu warga setempat menyerang tenaga kesehatan dan melakukan pembakaran fasilitas umum.

Empat nakes yang masih dirawat di RS Marthen Indey bernama dr. Restu Pamanggi, Katrianti Tandila, Emanuel Abi, dan Kristina Sampe Tonapa. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya