Luhut: Perubahan PPKM Diberlakukan Selama 2 Minggu untuk Jawa-Bali
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Luhut: Perubahan PPKM Diberlakukan Selama 2 Minggu untuk Jawa-Bali

...
RILIS.ID
Jakarta
20 September 2021 - 18:37 WIB
Breaking News | RILISID
...
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan perpanjangan PPKM Jawa-Bali. Foto: Tangkapan layar

RILISID, Jakarta — Selain luar Jawa-Bali, penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali juga diperpanjang selama dua pekan. Terhitung mulai 21 September hingga 4 Oktober 2021 mendatang.

"Dalam rapat terbatas berdasarkan arahan Bapak Presiden, perubahan PPKM selama dua minggu untuk Jawa-Bali," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam siaran langsung di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (20/9/2021).

Pemerintah sebelumnya menetapkan status PPKM Level 4-2 di Jawa-Bali selama satu pekan. Namun, kebijakan itu dirubah menjadi dua pekan dengan evaluasi setiap seminggu sekali.

"Keputusan ini dilakukan dengan pertimbangan perkembangan kasus penularan virus corona, khususnya varian baru Delta. Karena tidak ingin melakukan kesalahan lagi," ungkap Luhut.

Lebih lanjut, Luhut menegaskan perubahan level PPKM tidak akan dilakukan secara signifikan untuk menjaga momentum perbaikan angka penularan virus corona.

"Pemerintah terus memohon kepada masyarakat agar tidak euforia, karena kelengahan kita akan menyebabkan terjadinya peningkatan kasus. Jangan sampai itu terjadi lagi," tuturnya.

Luhut menambahkan PPKM akan terus dilaksanakan hingga seluruh indikator menunjukkan level yang aman.

Menurutnya, terdapat penambahan jumlah kawasan yang turun ke PPKM level 3. Bahkan ada juga yang turun ke level 2.

"Saat ini, tak ada lagi kabupaten/kota di Jawa-Bali yang berada di level 4," pungkas Luhut. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Luhut: Perubahan PPKM Diberlakukan Selama 2 Minggu untuk Jawa-Bali

...
RILIS.ID
Jakarta
20 September 2021 - 18:37 WIB
Breaking News | RILISID
...
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan perpanjangan PPKM Jawa-Bali. Foto: Tangkapan layar

RILISID, Jakarta — Selain luar Jawa-Bali, penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali juga diperpanjang selama dua pekan. Terhitung mulai 21 September hingga 4 Oktober 2021 mendatang.

"Dalam rapat terbatas berdasarkan arahan Bapak Presiden, perubahan PPKM selama dua minggu untuk Jawa-Bali," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam siaran langsung di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (20/9/2021).

Pemerintah sebelumnya menetapkan status PPKM Level 4-2 di Jawa-Bali selama satu pekan. Namun, kebijakan itu dirubah menjadi dua pekan dengan evaluasi setiap seminggu sekali.

"Keputusan ini dilakukan dengan pertimbangan perkembangan kasus penularan virus corona, khususnya varian baru Delta. Karena tidak ingin melakukan kesalahan lagi," ungkap Luhut.

Lebih lanjut, Luhut menegaskan perubahan level PPKM tidak akan dilakukan secara signifikan untuk menjaga momentum perbaikan angka penularan virus corona.

"Pemerintah terus memohon kepada masyarakat agar tidak euforia, karena kelengahan kita akan menyebabkan terjadinya peningkatan kasus. Jangan sampai itu terjadi lagi," tuturnya.

Luhut menambahkan PPKM akan terus dilaksanakan hingga seluruh indikator menunjukkan level yang aman.

Menurutnya, terdapat penambahan jumlah kawasan yang turun ke PPKM level 3. Bahkan ada juga yang turun ke level 2.

"Saat ini, tak ada lagi kabupaten/kota di Jawa-Bali yang berada di level 4," pungkas Luhut. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya