Kabar Baik, 17 Daerah di Luar Jawa-Bali Akhirnya Keluar dari PPKM Level 4
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Kabar Baik, 17 Daerah di Luar Jawa-Bali Akhirnya Keluar dari PPKM Level 4

...
RILIS.ID
Jakarta
14 September 2021 - 9:46 WIB
Breaking News | RILISID
...
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Sebanyak 17 dari 23 kabupaten dan kota di luar Jawa-Bali berhasil keluar dari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Koordinator PPKM Luar Jawa-Bali, Airlangga Hartarto, pada Senin (13/9/2021) malam.

Airlangga memaparkan terdapat 17 kabupaten/kota telah mengalami perbaikan atau penurunan tingkat asesmen. Sebanyak 16 daerah turun ke Level 3 dan satu turun ke Level 2.

Ke-17 daerah itu antara lain Aceh Tamiang, Aceh Besar, Kota Jambi, Banjarbaru, Banjarmasin, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Mahakam Hulu, Tarakan, Makassar, Poso, Padang, Sibolga, Mandailing Natal, Kupang, Bolaang Mongondow, dan Manokwari.

“Enam kabupaten/kota lainnya tetap di Level 4, yaitu Banda Aceh, Bangka, Medan, Kotabaru, Palangkaraya, dan Palu," kata Airlangga dalam tayangan di YouTube Sekretariat Presiden.

Meski PPKM di luar Jawa-Bali diberlakukan selama dua pekan, pemerintah melakukan asesmen setiap minggunya.

“Evaluasi PPKM di Luar Jawa-Bali ini diberlakukan masih dalam dua pekan, artinya PPKM luar Jawa-Bali adalah perpanjangannya tanggal 7 sampai 20 September 2021,” ujarnya.


Berdasarkan asesmen per tanggal 11 September, di tingkat provinsi terjadi penurunan jumlah daerah yang berada di Level 4, dari dua provinsi menjadi tidak ada.

Daerah yang masuk PPKM Level 3 turun menjadi 16 provinsi dari sebelumnya berjumlah 22 provinsi. Level 2 meningkat sebanyak 11 provinsi.

"Walaupun beberapa indikator terkait dengan kasus konfirmasi, kesembuhan, tingkat kematian, maupun bed occupancy rate (BOR) nya sudah lebih baik, namun tetap kita kenakan di level 4,” terangnya.

Dari 23 daerah PPKM Level 4, sebanyak delapan daerah mengalami peningkatan mobilitas. Sementara tujuh daerah lainnya mengalami penurunan dengan ambang batas 10 persen.

"15 kabupaten/kota dengan indeks mobilitas yang meningkat dan delapan kabupaten/kota menurun dari minggu sebelumnya. Tiga kabupaten/kota penurunannya di atas 30 persen, yaitu Balikpapan, Palu, dan Kutai Kartanegara,” papar Airlangga.

Terkait testing dan tracing, Airlangga memaparkan bahwa capaian testing di luar Jawa-Bali dalam tujuh hari terakhir cukup baik atau di atas target yang ditetapkan.

Hanya tiga provinsi dengan tingkat testing kurang dari 50 persen. Ketiganya adalah Aceh, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara. Capaian tracing di luar Jawa-Bali juga masih rendah.

“Tracing, satu provinsi di atas 10, yaitu Sumatera Utara. Kemudian positivity rate (mingguan) per 12 September tercatat 3,5, di mana khusus untuk Luar Jawa-Bali berada pada kisaran tersebut,” tambahnya.

Kemudian capaian vaksinasi, terdapat empat provinsi yang memiliki capaian di atas rata-rata nasional. Yakni Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.

Untuk skala kabupaten/kota, terdapat 11 daerah di bawah rata-rata nasional. Antara lain Aceh Tamiang, Aceh Besar, Bangka, Padang, Mandailing Natal, Kotabaru, Kutai Kartanegara, Tarakan, Poso, Bolaang Mongondow, dan Kupang. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Kabar Baik, 17 Daerah di Luar Jawa-Bali Akhirnya Keluar dari PPKM Level 4

...
RILIS.ID
Jakarta
14 September 2021 - 9:46 WIB
Breaking News | RILISID
...
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Sebanyak 17 dari 23 kabupaten dan kota di luar Jawa-Bali berhasil keluar dari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Koordinator PPKM Luar Jawa-Bali, Airlangga Hartarto, pada Senin (13/9/2021) malam.

Airlangga memaparkan terdapat 17 kabupaten/kota telah mengalami perbaikan atau penurunan tingkat asesmen. Sebanyak 16 daerah turun ke Level 3 dan satu turun ke Level 2.

Ke-17 daerah itu antara lain Aceh Tamiang, Aceh Besar, Kota Jambi, Banjarbaru, Banjarmasin, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Mahakam Hulu, Tarakan, Makassar, Poso, Padang, Sibolga, Mandailing Natal, Kupang, Bolaang Mongondow, dan Manokwari.

“Enam kabupaten/kota lainnya tetap di Level 4, yaitu Banda Aceh, Bangka, Medan, Kotabaru, Palangkaraya, dan Palu," kata Airlangga dalam tayangan di YouTube Sekretariat Presiden.

Meski PPKM di luar Jawa-Bali diberlakukan selama dua pekan, pemerintah melakukan asesmen setiap minggunya.

“Evaluasi PPKM di Luar Jawa-Bali ini diberlakukan masih dalam dua pekan, artinya PPKM luar Jawa-Bali adalah perpanjangannya tanggal 7 sampai 20 September 2021,” ujarnya.


Berdasarkan asesmen per tanggal 11 September, di tingkat provinsi terjadi penurunan jumlah daerah yang berada di Level 4, dari dua provinsi menjadi tidak ada.

Daerah yang masuk PPKM Level 3 turun menjadi 16 provinsi dari sebelumnya berjumlah 22 provinsi. Level 2 meningkat sebanyak 11 provinsi.

"Walaupun beberapa indikator terkait dengan kasus konfirmasi, kesembuhan, tingkat kematian, maupun bed occupancy rate (BOR) nya sudah lebih baik, namun tetap kita kenakan di level 4,” terangnya.

Dari 23 daerah PPKM Level 4, sebanyak delapan daerah mengalami peningkatan mobilitas. Sementara tujuh daerah lainnya mengalami penurunan dengan ambang batas 10 persen.

"15 kabupaten/kota dengan indeks mobilitas yang meningkat dan delapan kabupaten/kota menurun dari minggu sebelumnya. Tiga kabupaten/kota penurunannya di atas 30 persen, yaitu Balikpapan, Palu, dan Kutai Kartanegara,” papar Airlangga.

Terkait testing dan tracing, Airlangga memaparkan bahwa capaian testing di luar Jawa-Bali dalam tujuh hari terakhir cukup baik atau di atas target yang ditetapkan.

Hanya tiga provinsi dengan tingkat testing kurang dari 50 persen. Ketiganya adalah Aceh, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara. Capaian tracing di luar Jawa-Bali juga masih rendah.

“Tracing, satu provinsi di atas 10, yaitu Sumatera Utara. Kemudian positivity rate (mingguan) per 12 September tercatat 3,5, di mana khusus untuk Luar Jawa-Bali berada pada kisaran tersebut,” tambahnya.

Kemudian capaian vaksinasi, terdapat empat provinsi yang memiliki capaian di atas rata-rata nasional. Yakni Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.

Untuk skala kabupaten/kota, terdapat 11 daerah di bawah rata-rata nasional. Antara lain Aceh Tamiang, Aceh Besar, Bangka, Padang, Mandailing Natal, Kotabaru, Kutai Kartanegara, Tarakan, Poso, Bolaang Mongondow, dan Kupang. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya