Universitas Lampung Diserang Karena Tak Beri Keringanan Biaya UKT
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Universitas Lampung Diserang Karena Tak Beri Keringanan Biaya UKT

...
RILIS.ID
Bandarlampung
3 Agustus 2021 - 16:05 WIB
Daerah | RILISID
...
Ilustrasi: Rilisid/Kalbi Rikardo

RILISID, Bandarlampung — Kebijakan Universitas Lampung (Unila) yang tidak memberikan keringanan biaya uang kuliah tunggal (UKT) semester ganjil 2021/2022 menuai protes dari sejumlah pihak.

Instagram Unila @official_unila pun ikut menjadi sasaran warganet setelah perguruan tinggi negeri (PTN) tersebut mengumumkan jadwal pembayaran UKT pada 26 Juli hingga 13 Agustus 2021.

"Halo Sobat Unila! Sudah siap memasuki semester ganjil tahun akademik 2021/2022. Persiapkan diri kamu sebaik mungkin dan jangan lupa catat tanggal-tanggal pentingnya. Berikut diumumkan jadwal pembayaran UKT semester ganjil 2021/2022," tulis Unila sebagaimana dikutip Rilisid di Instagram resminya, Selasa (3/8/2021).

Sejumlah warganet mengelukan kebijakan Unila yang tidak memberikan keringanan biaya UKT di tengah kondisi perekonomian yang semakin sulit akibat pandemi Covid-19.

"Lagi PPKM loh kondisi gak semua bagus, pake fasilitas juga enggak, apa susahnya sih nunda atau tunggu beberapa saat dulu saat keuangan pulih. Heran banget punya kampus macam tukang tagih pinjol," ujar akun @ridhoadlihanja****.

"Kuliah online, kuota sendiri, UKT tetap bayar, keringanan pun tak ada," timpal akun @annisyafauzia****.

"Xixixi, kalo masalah bayaran emg paling gercep unila (emoticon)," ucap akun @imas.sa****.

"UKT tidak sebanding dengan fasilitas maupun pelayanan, perbaiki dulu alur birokrasinya baru tagih UKT.," sahut akun @anggareynal****.

"50% lah ngab, lagian kuliah masih pake kuoata sendiri, lagian kaga pake fasilitas kampus, kejem amat ngab," kata akun @genta_puja****.

"Bapak Ibu, mohon dipertimbangkan kembali untuk memberi kelonggaran pembayaran UKT. PPKM diperpanjang, kampus juga wfh mau urus administrasi sulit, kami mahasiswa tingkat akhir yang ingin mengurus bebas UKT pun kesulitan. Mohon dipertimbangkan kembali untuk kebijakan yang bisa dirasa lebih bijak bagi kami mahasiswanya,"tutur akun @ismuli****.

"Nilai semester genap blm keluar dan ini mau nagih UKT semester ganjil?? (emoticon)," ujar akun @firsty****.

"beneran gaada niat diperpanjang kah? beasiswa ppa dihapus,banding ukt dihapus,ada banding juga syaratnya ngelebihin syarat cpns.make fasilitas juga ngga,kuota pendidikan juga udah gaada.hadehh," kata akun @frz****.

Unila diketahui baru mengunggah pengumunan pembayaran biaya UKT pada 29 Juli 2021. Padahal, pembayaran sudah dimulai sejak 26 Juli lalu.

Pembayaran UKT reguler terbagi menjadi delapan kelompok, di mana kelompok pertama hanya Rp0 dan kelompok delapan yakni Fakultas Kedokteran mencapai sebesar Rp12.380.000. (*)

Laporan: Dwi Des, Kontributor Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Universitas Lampung Diserang Karena Tak Beri Keringanan Biaya UKT

...
RILIS.ID
Bandarlampung
3 Agustus 2021 - 16:05 WIB
Daerah | RILISID
...
Ilustrasi: Rilisid/Kalbi Rikardo

RILISID, Bandarlampung — Kebijakan Universitas Lampung (Unila) yang tidak memberikan keringanan biaya uang kuliah tunggal (UKT) semester ganjil 2021/2022 menuai protes dari sejumlah pihak.

Instagram Unila @official_unila pun ikut menjadi sasaran warganet setelah perguruan tinggi negeri (PTN) tersebut mengumumkan jadwal pembayaran UKT pada 26 Juli hingga 13 Agustus 2021.

"Halo Sobat Unila! Sudah siap memasuki semester ganjil tahun akademik 2021/2022. Persiapkan diri kamu sebaik mungkin dan jangan lupa catat tanggal-tanggal pentingnya. Berikut diumumkan jadwal pembayaran UKT semester ganjil 2021/2022," tulis Unila sebagaimana dikutip Rilisid di Instagram resminya, Selasa (3/8/2021).

Sejumlah warganet mengelukan kebijakan Unila yang tidak memberikan keringanan biaya UKT di tengah kondisi perekonomian yang semakin sulit akibat pandemi Covid-19.

"Lagi PPKM loh kondisi gak semua bagus, pake fasilitas juga enggak, apa susahnya sih nunda atau tunggu beberapa saat dulu saat keuangan pulih. Heran banget punya kampus macam tukang tagih pinjol," ujar akun @ridhoadlihanja****.

"Kuliah online, kuota sendiri, UKT tetap bayar, keringanan pun tak ada," timpal akun @annisyafauzia****.

"Xixixi, kalo masalah bayaran emg paling gercep unila (emoticon)," ucap akun @imas.sa****.

"UKT tidak sebanding dengan fasilitas maupun pelayanan, perbaiki dulu alur birokrasinya baru tagih UKT.," sahut akun @anggareynal****.

"50% lah ngab, lagian kuliah masih pake kuoata sendiri, lagian kaga pake fasilitas kampus, kejem amat ngab," kata akun @genta_puja****.

"Bapak Ibu, mohon dipertimbangkan kembali untuk memberi kelonggaran pembayaran UKT. PPKM diperpanjang, kampus juga wfh mau urus administrasi sulit, kami mahasiswa tingkat akhir yang ingin mengurus bebas UKT pun kesulitan. Mohon dipertimbangkan kembali untuk kebijakan yang bisa dirasa lebih bijak bagi kami mahasiswanya,"tutur akun @ismuli****.

"Nilai semester genap blm keluar dan ini mau nagih UKT semester ganjil?? (emoticon)," ujar akun @firsty****.

"beneran gaada niat diperpanjang kah? beasiswa ppa dihapus,banding ukt dihapus,ada banding juga syaratnya ngelebihin syarat cpns.make fasilitas juga ngga,kuota pendidikan juga udah gaada.hadehh," kata akun @frz****.

Unila diketahui baru mengunggah pengumunan pembayaran biaya UKT pada 29 Juli 2021. Padahal, pembayaran sudah dimulai sejak 26 Juli lalu.

Pembayaran UKT reguler terbagi menjadi delapan kelompok, di mana kelompok pertama hanya Rp0 dan kelompok delapan yakni Fakultas Kedokteran mencapai sebesar Rp12.380.000. (*)

Laporan: Dwi Des, Kontributor Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya