Berulang Tahun, Puti Guntur Gelar Syukuran dan Doa Bersama - RILIS.ID
Berulang Tahun, Puti Guntur Gelar Syukuran dan Doa Bersama
Budi Prasetyo
Selasa | 26/06/2018 14.30 WIB
Berulang Tahun, Puti Guntur Gelar Syukuran dan Doa Bersama
Puti Guntur Soekarno. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Surabaya – Tanggal 26 Juni menjadi hari spesial bagi Puti Guntur Soekarno. 

Tepat tahun 1971 silam, putri tunggal pasangan Guntur Soekarno dan Henny Emilia itu dilahirkan. 

Hari ini Puti genap berusia 47 tahun.

Ratusan pendukung, relawan hingga para anak yatim di berbagai wilayah Jawa Timur pun turut memperingati kelahiran cucu Presiden Pertama RI, Ir Soekarno, dengan menggelar syukuran dan doa bersama hingga menggelar mocopat.

Syukuran itu dilakukan Relawan Sarinah dan Sedulur Marhaen (Semar) Kabupaten Kediri pada Senin (25/6/2018) malam, di kediaman Ketua Rampak Sarinah Komunitas Seniman, Lilik Suharti, di Gurah, Jawa Timur.

Acara tersebut, juga dihadiri paguyuban seniman di antaranya, Paguyuban Mocopat Panji Saputro dan juga Sangkara Gemrining dari Pare, Group Ketoprak Gajah Mada asal Jombang dan seniman Jawa Timur.

Kesemuanya, menggunakan pakaian adat Jawa. 

Dalam syukuran bertambahnya usia yang ditandai dengan pemotongan tumpeng itu, juga ditembangkan satu bait pupuh/tembang Sinom berisi ucapan selamat ulang tahun kepada Puti Guntur Soekarno.

Bukan hanya itu, seniman juga menembang sekitar 20 tembang lengkap semua pupuh. 

Sebagian ada yang nembang bersama dan saling bersahutan antar penembang lintas paguyuban maupun tamu.

Eva Kusuma Sundari yang hadir di acara tersebut menyampaikan salam hangat Puti Guntur Soekarno kepada relawan yang menggelar syukuran tersebut.

"Mbak Puti menitipkan salam kepada relawannya. Beliau tidak bisa hadir pada syukuran hari ulang tahun beliau yang digelar relawan ini," ucap politisi PDIP yang juga anggota DPR RI itu.

Eva menilai, sosok Puti Guntur Soekarno juga sangat dekat dengan seniman. 

Sudah tentu, lanjut dia, sebagai cucu Bung Karno mengalir deras darah seniman dalam dirinya. 

"Saya sudah berkawan lama dengannya. Saya tau betul beliau (Puti, red) itu juga seniman yang multi talenta, mulai melukis, bernyanyi hingga menari. Keterlibatan membangkitkan seni budaya tradisional yang hampir punah di Jawa Timur," ungkap dia. 

Selain di Kabupaten Kediri, tasyakuran kelahiran Puti Guntur Soekarno juga digelar Relawan Ufuk Timur Blitar. 

Mereka menggelar syukuran di Posko Gusti di Jl Madura, Blitar. 

Uniknya, kegiatan itu juga dihadiri anak yatim piatu.

Meski syukuran cukup sederhana dengan hidangan nasi kucing dan air mineral.

Namun acara tersebut begitu bersahaja dengan adanya kue cake coklat berhias lilin dan tulisan “Selamat Ultah ke-47 tahun Mbak Puti”. 

"Kegiatan ini kita kemas sederhana namun sangat bermakna, tujuannya untuk syukuran ulang tahun Mbak Puti dan mendoakan Bung Karno," ucap Ketua Relawan Ufuk Timur, Doni Widodo.

“Kita kirim Al-fatihah kepada sang proklamator dan cucunya, mbak Puti yang sama-sama lahir di Bulan Juni. Semoga Allah SWT memberikan barokah pada keduanya yang sama-sama mengemban tugas untuk memkmurkan bangsa ini,” tambah Ustad Rifai dari Ponpes Sirojutholibin, Bacem, Lodoyo Kabupaten Blitar.
 

Editor


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID