logo rilis
750 Ribu Guru PNS Pensiun, DPR Sarankan Pengangkatan Tenaga Honorer
Kontributor

30 Januari 2018, 13:09 WIB
750 Ribu Guru PNS Pensiun, DPR Sarankan Pengangkatan Tenaga Honorer

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Komisi X DPR RI Djoko Udjianto mengusulkan pemerintah agar mengangkat guru honorer sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebab, tahun ini, sebanyak 750 ribu guru PNS akan pensiun. Pengangkatan ditujukan untuk mencegah kekurangan guru tersebut, serta sebagai bentuk antisipasi.

“Kita mendorong tenaga guru yang honorer untuk secepat diangkat jadi PNS, tidak perlu mengangkat yang baru-baru. Jadikan guru honorer yang sudah bertahun-tahun mengajar untuk jadi guru PNS, tapi tetap ada syarat seperti sertifikasi. Moratorium nomor dua. Yang nomor satu adalah segera jadikan guru honorer sebagai PNS,” kata Djoko Udjianto kepada rilis.id, Jakarta, Selasa (30/1/2018).

Baca: Banyak PNS Pensiun, Barito Selatan Tetap Tidak Dapat Pengganti

Menurut dia, anggaran adalah kendala utama pengangkatan guru honorer menjadi PNS. Namun, Politisi Partai Demokrat itu mengatakan, akan memasukkan anggaran untuk pengangkatan tenaga honorer guru menjadi PNS pada APBN Perubahan 2018.

“Saya akan masukan usulan anggaran untuk tenaga honorer jadi PNS guna mengantisipasi guru-guru yang akan pensiun. Sebab selama ini kita terkendala dengan anggaran dan akan dimasukan di APBN Perubahan 2018,” ujar Djoko.

Sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Unifah Rosyidi juga mendesak pemerintah memerhatikan ratusan ribu guru honorer yang sudah mengabdi di daerah.

Tidak hanya guru honorer kategori dua (K2) tapi juga pengajar di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

"Guru-guru kita bukan hanya honorer K2 loh. Banyak juga guru tidak tetap yang harus diangkat CPNS," kata Unifah.

Baca: Sultra Minta Pengangkatan Honorer Jadi PNS Diprioritaskan

Dia menyebutkan, saat ini sekolah kekurangan sekira 988 ribu guru PNS. Kekurangan itu ditutupi guru honorer. Itu sebabnya, PGRI meminta pemerintah untuk mengangkat mereka secara bertahap.

"Presiden Jokowi kan sudah memerintahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) untuk mengangkat guru honorer ini. Nggak harus sekaligus tapi bertahap," terangnya.

Editor: Elvi R




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID