logo rilis
12 Wilayah di Jakarta Ini Bebas COVID-19, di Mana Saja?
Kontributor
Elvi R
04 April 2020, 15:00 WIB
12 Wilayah di Jakarta Ini Bebas COVID-19, di Mana Saja?
Peta sebaran COVID-19 di DKI Jakarta. ILUSTRASI: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Meski wilayah DKI Jakarta menjadi pusat pendemi virus corona baru (COVID-19), namun masih ada beberapa tempat yang bersih dari virus tersebut.

Sedikitnya, ada 12 keluarahan di DKI Jakarta yang bersih, salah satunya adalah pemukiman padat penduduk Tambora, Jakarta Barat.

Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi membenarkan adanya RT dan RW yang masih bebas dari COVID-19. Berikut adalah daftarnya, berdasarkan laman resmi pemda DKI Jakarta yang memuat data persebaran COVID-19, https://corona.jakarta.go.id/peta.

1. Kecamatan Cengkareng, Rawa Buaya.
2. Kecamatan Tamansari, Krukut.
3. Kecamatan Tamansari Mangga Besar.
4. Kecamatan Tamansari, Maphar.
5. Kecamatan Tamansari, Pinasia.
6. Kecamatan Tambora, Angke
7. Kecamatan Tambora Duri Selatan
8. Kecamatan Tambora, Duri Utara
9. Kecamatan Tambora Roa Malala, 
10. Kecamatan Tambora, Tambora, 
11. Kecamatan Tambora, Tanah Sereal.
12. Kecamatan Palmerah, Kota Bambu Selatan.

Rustam mengimbau pengurus tingkat RW sampai RT dan masyakarat agar menjaga wilayahnya, jangan sampai ada warganya terkena virus Corona.

"Ada juga wilayah RW yang masih hijau (zona hijau), di mana belum ada warga yang kena Covid-19. Inilah yang seharusnya, secara ekstra kita amankan, jangan sampai mereka yang bersih tertular," kata Rustam seperti dikutip dari Kompas.com saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Barat Jumat (3/4/2020).

Salah satu caranya dengan menerapkan isolasi atau karantina wilayah tingkat RT atau RW. Ini dilakukan dengan menutup akses masuk di kompleks dan gang rumahnya berdasar kesepakatan warga.

Setelah wilayah diisolasi secara mandiri Rustam meminta agar lurah dan camat mencatat juga memperhatikan wilayah tersebut.

Rustam juga mengimbau warga untuk tidak menutup semua akses jalan di wilayah yang diisolasi. Pasalnya, ini berguna bagi warga yang hendak membeli makanan atau kebutuhan sehari-hari mereka.

"Jadi masih ada aktiitas. Terpenting distribusi barang, kesehatan dan makanan masih bisa masuk," kata Rustam.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID