logo rilis

Zumi Zola Minta KPK Tunda Pemeriksaan Dirinya
Kontributor
Tari Oktaviani
02 April 2018, 15:40 WIB
Zumi Zola Minta KPK Tunda Pemeriksaan Dirinya
Zumi Zola. FOTO: RILIS.ID/ Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Gubernur Jambi, Zumi Zola, tak memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal, harusnya hari ini ia diperiksa sebagai tersangka.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan kuasa hukum Zumi Zola datang ke Gedung KPK untuk meminta penundaan pemeriksaan. Oleh karenanya, penyidik akan menjadwalkan ulang pemeriksaan yang bersangkutan.

"Tadi PH ZZ (Zumi Zola) telah datang ke KPK dan mengajukan penundaan pemeriksaan. Kami akan panggil kembali ZZ sebagai tersangka dalam waktu dekat. Kemungkinan minggu depan," kata Febri di Jakarta, Senin (2/4/2018).

Menurut Febri, kuasa hukum menyampaikan Zumi belum menerima surat panggilan dari KPK. Padahal, Febri mengatakan, sudah ada pihak di kediaman Zumi yang menerima surat dari KPK.

"KPK sudah mengirimkan surat 26 Maret 2018 lalu ke rumah dinas yang bersangkutan dan sudah ada yang menerima di sana," tuturnya.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menahan Gubernur Jambi Zumi Zola. Padahal, Gubernur Jambi Zumi Zola bersama Plt Kadis PUPR Arfan sudah berstatus sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi sejumlah proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi.

Dalam kasus tersebut, Zumi Zola dan Arfan diduga menerima gratifikasi Rp 6 miliar dari beberapa kontraktor. Uang itu disinyalir yang diberikan sebagai 'uang ketok palu' kepada anggota DPRD Jambi.

Kasus yang menjerat Zumi Zola ini merupakan pengembangan dari kasus suap pegesahan APBD 2018. Dalam kasus pengesahan APBD ini, KPK lebih dulu menetapkan empat orang tersangka dalam kasus suap pengesahan APBD Provinsi Jambi. 

Keempat tersangka itu yakni anggota DPRD Provinsi Jambi Supriyono, Plt Sekda Jambi Erwan Malik, Plt Kadis PUPR Jambi Arfan, dan Asisten Daerah III Syaifuddin.

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)