logo rilis
Zainuddin Amali: Bergabungnya PAN dan Demokrat Belum Dibahas di Koalisi
Kontributor
Budi Prasetyo
26 Mei 2019, 20:00 WIB
Zainuddin Amali: Bergabungnya PAN dan Demokrat Belum Dibahas di Koalisi
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILIS.ID, Surabaya— Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jatim 3 Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Zainuddin Amali mengatakan, partai koalisi pendukung Joko Widodo-Maruf Amin belum membahas bergabungnya Demokrat dan PAN. Meski demikian, dia mengaku Partai Golkar menyambut baik, jika memang kedua partai itu nantinya akan mendukung pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.

"(Soal Demokrat dan PAN), silahkan saja. Presiden punya pertimbangan untuk mengakselerasi kabinet yang akan datang. Selain itu, pertimbangan lainnya tentu tentang konstelasi politik di parlemen," katanya pada Sabtu (25/5).

ZA yang juga menjabat Ketua DPD Golkar Jatim ini mengungkapkan belum ada pembicaraan secara intensif soal jatah pembagian kursi tiap parpol. Nantinya, hal ini masih akan dibahas bersama pimpinan masing-masing partai pengusung.

"Kemarin belum ada (pembicaraan), pertemuan partai baru sebatas mengucapkan selamat setelah disahkan hasil rekapitulasi secara nasional. Kami pikir masih ada waktu untuk membahas antar pimpinan partai," katanya.

Sedangkan mengenai penyusunan kursi kabinet menurut dia, sejak awal, Partai Golkar ikhlas dan tidak ada bargaining posisi menteri dalam Pemilihan Presiden 2019.

"Saya nggak tahu itu hak prerogatif presiden. Sebagai pengusung Jokowi-maruf amin sejak awal mengusung secara ikhlas," katanya pada Sabtu (25/5/2019).

Meski demikian, kata Zainuddin Amali, partainya selalu siap, seandainya ada kader Golkar yang ditunjuk untuk mengisi posisi menteri di kabinet 2019-2024. Golkar menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi, tentang nama-nama kader yang akan masuk dalam kabinet.

"Kalau ada kader partai Golkar dianggap mampu mengisi posisi yang ada sepenuhnya presiden, bukan partai. Saya kira silahkan saja pasti pak presiden bagaimana," tegasnya lagi.

Sekadar diketahui, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin telah dinyatakan unggul melalui hasil rekapitulasi akhir Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 ini diusung oleh koalisi sembilan partai politik. Di antaranya, PDI Perjuangan, Golkar, PKB, NasDem, Perindo, PSI, Hanura, PKPI, dan PBB.

Editor: Elvi R




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID