logo rilis
Wujudkan Swasembada Protein Hewani, BPTP Bali Ciptakan Moladef
Kontributor
Fatah H Sidik
22 April 2018, 20:20 WIB
Wujudkan Swasembada Protein Hewani, BPTP Bali Ciptakan Moladef
Seorang peternak di Klungkung, Bali, menambahkan moladef, inovasi BPTP Bali, pada pakan. Moladef bermanfaat untuk menambah bobot ternak. FOTO: Balitbangtan Kementan

RILIS.ID, Klungkung— Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali menciptakan moladef untuk mewujudkan swasembada protein hewani. Moladef dibuat dari campuran cairan molasis dan tanaman sumber agen defaunasi.

Manfaatnya, kata peneliti BPTP Bali, Anak Agung Gurah Badung Sarmuda Dinata, memanipulasi cairan rumen. Sehingga, kondisi rumen menjadi kondusif untuk pertumbuhan mikroba, terutama bakteri yang berfungsi mencerna pakan.

Pemberian moladef akan menekan populasi protozoa dalam rumen. Dengan demikian, populasi bakteri selulotik meningkat dan menaikkan kecernaan pakan.

Berdasarkan hasil penelitian di Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung, Klungkung, pemberian moladef sebanyak 10 sentimeter kubik (cubic centimeter/CC) per liter air minum akan meningkatkan pertambahan bobot badan ternak 17-30 persen. Hasilnya menembus 153 persen lebih tinggi, bila diberikan pada ternak kambing.

"Dari hasil penelitian menunjukkan, bahwa produk ini memiliki potensi yang tinggi untuk dikembangkan di tingkat petani. Saat ini, aplikasi produk ini secara mandiri juga telah banyak digunakan oleh para peternak," ujarnya.

Kepala BPTP Bali, Dr. I Made Rai Yasa, menambahkan, moladef mudah dibuat, karena berasal dari bahan baku lokal. Begitu pula pemakaiannya, hanya tinggal dimasukkan ke mulut ternak lewat air minum atau pakan.

"Untuk penyempurnaan dan menambah informasi tentang produk ini, masih perlu dilakukan berbagai penelitian pada obyek ternak ruminansia lainnya dengan berbagai jenis pakan," jelasnya. Hasil penelitian formula moladef sendiri sudah terdaftar hak paten di Kementerian Hukum dan HAM.


500
komentar (0)