logo rilis
Wujudkan Swasembada Daging Sapi di Sulut, Bimtek Pendampingan Program Siwab
Kontributor
Elvi R
14 Desember 2018, 14:30 WIB
Wujudkan Swasembada Daging Sapi di Sulut, Bimtek Pendampingan Program Siwab
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Jakarta— Salah satu program yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian untuk memenuhi populasi ternak sapi potong dalam negeri adalah Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting (SIWAB). Program tersebut dituangkan dalam permentan No.48/Permentan/PK.210/10/2016, tentang upaya khusus percepatan peningkatan populasi sapi dan kerbau bunting yang ditandatangani Menteri pertanian pada tanggal 3 oktober 2016.
Kepala BPTP Balitbangtan Sulawesi Utara, Dr.Ir.Yusuf,MP. dalam sambutannya saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan kegiatan program Siwab, menjelaskan, pada awal 2017 BPTP Balitbangtan Sulut sebagai penanggung jawab.

"Dan kegiatan ini dilaksanakan pada empat kabupaten masing-masing: Bolmong Utara, Bolmong Selatan Bolmong Timur dan Kabupaten Bolaang Mongondow," jelasnya.

Namun pada 2018 hanya dilaksanakan di Kabupaten Bolmut saja. Di mana program utamanya melalui lima kegiatan pokok yaitu, melakukan koordinasi, sosialisasi, pendampingan, bimbingan dan pembinaan, monitoring dan memberikan masukkan serta menyampaikan laporan tugas sebagai supervisi Upsus Siwab.

"Dan pada 2018 juga diwajibkan melakukan Demfarm pembuatan kandang tipe Tower dan pengembangan Hijauan Pakan Ternak (HPT) yang terdiri dari rumput potong serta leguminosa pagar dan tanaman gamal," katanya.

Program ini, memiliki tujuan untuk mewujudkan komitmen pemerintah dalam mengejar swasembada daging sapi, yang ditargetkan tercapai pada 202.  Sehingga Indonesai mampu mandiri dan berdaulat dalam pemenuhan pangan dan protein asal hewan.

"Sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternakan rakyat," ucapnya.

Oleh karena itu, harap Yusuf, para peserta yang ikut dalam Bimtek ini, untuk mengikuti dengan baik rangkaian inovasi teknologi yang diterapkan dalam bimbingan ini.

Sehingga menjadi manfaat untuk meningkatkan kemampuan kelompok peternak dalam teknis budidaya ternak, budidaya rumput pakan dan managemen perkandangan lebih baik dan terutama setelah mengikuti Bimtek.

"Ketika kami kembali ke daerah ini, populasi ternak sudah semakin bertambah”, imbuh Yusuf menutup sambutan.

Kadis Pertanian Kabupaten Bolmut Ir.Sutrisno Goma,MSi., mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi BPTP Balitbangtan sulawesi Utara. Untuk itu beliau mendorong para peternak yang terlibat dalam kegiatan ini, agar memanfaatkan momen ini untuk tambah keterampilan dalam teknik beternak yang baik.

"Potensi Bolmut, agar dimanfaatkan untuk pengembangan ternak," ungkapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan oleh tim kerja. Ir.Derek J.Polakitan,MSi. selaku penanggung jawab lapangan menjelaskan, dalam kegiatan Bimtek Siwab ini, menjawab permintaan masyarakat akan kebutuhan bimbingan walau swadaya dari petani. Terutama terkait dengan teknik pembuatan kandang kelompok, kandang individu, kandang sapih (pemindahan anak dari induk) dan teknik budidaya pakan serta pengolahan pakan. Sementara itu, Drh. Ratri Retno Ifada, satu-satunya dokter hewan yang ada di BPTP Balitbangtan Sulut. Dalam bimtek dirinya bertugas menjelaskan program Teknologi Android Kesehatan Sapi (Takesi). Program ini menjadi perhatian peserta karena berbasis aplikasi.

"Hanya kecepatan sentuhan jari sang dokter hewan, mampu menampilkan permasalahan kesehatan ternak dalam aplikasi," katanya.

Ifada mengajak peternak agar jangan merasa jauh dengan aplikasi, tapi harus berbenah mempelajari dan terapkan dalam kegiatan usahatani ternak sapi.

"Perlahan namun pasti bila kita mulai pasti akan memberikan keuntungan bagi usaha ternak kita kedepan," imbuhnya. 

Selain pemaparan materi dari BPTP Balitbangtan sulut, juga pemaparan pengalaman petani dalam budidaya pakan dan managemen perkandangan serta pembuatan pakan fermentasi ala petani di halaman poktan Ternak Loliu.

Kegiatan dihadiri oleh para peternak sapi di sekitar kegiatan, penyuluh pertanian di UPTD Bolmut serta Penyuluh dan Peneliti di BPTP Balitbangtan Sulut.

Sumber: Artur/Balitbangtan




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID