logo rilis
Wujudkan Kesejahteraan Petani Lewat Penyuluhan
Kontributor
Intan Nirmala Sari
30 Maret 2018, 18:05 WIB
Wujudkan Kesejahteraan Petani Lewat Penyuluhan
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Jakarta— Saat ini, penyuluh pertanian dan petugas di lapangan adalah garda terdepan dalam mewujudkan peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani.

"Melalui kegiatan penyuluhan, masyarakat tani dibekali dengan ilmu, pengetahuan, keterampilan, pengenalan paket teknologi baru, penanaman nilai-nilai agribisnis, mengkreasi sumber daya manusia melalui kelompok tani, serta yang terpenting mengubah sikap dan perilaku mereka agar mau dan mampu menerapkan inovasi yang disampaikan oleh seorang penyuluh," kata Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah, saat membuka acara Temu Teknis dan Temu Karya Penyuluhan Pertanian di Pangkalanbun 29 -30 Maret 2018.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan, bahwa pemerintah daerah Kotawaringin Barat saat ini sangat konsen dan prioritas pada pembangunan kawasan pertanian, dan meminta dukungan BPTP Kalteng dalam pengawalan teknologinya, untuk kegiatan pengembangan jagung seluas 10 ribu hektare, penumbuhan pasar induk hortikultura, dan pengembangan model integrasi sawit-sapi.

Bupati juga berharap agar para penyuluh pertanian dapat mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dari para narasumber, agar dapat menerapkanya pada program pembangunan di wilayah kerja masing-masing. 

Sementara itu, Kepala BPTP Kalimantan Tengah Munier, menyambut baik kegiatan Temu Penyuluhan ini sebagai upaya untuk Meningkatkan Kapasitas Penyuluh Pertanian, dalam mendukung pembangunan kawasan pertanian di kabupaten Kotawaringin Barat. 

Menurutnya, keberhasilan penyebaran suatu inovasi teknologi pertanian tidak terlepas dari peran penyuluh yang menjalankan fungsinya sebagai agen pembaharu (agent of change).

Saat ini, paradigma penyuluhan lebih dipandang sebagai proses membantu petani untuk mengambil keputusan sendiri dalam berusaha tani, dengan cara menolong mereka mengembangkan wawasan ilmu dan pengetahuan mengenai konsekuensi dari masing-masing pilihan itu.

Sumber: Dedi Irwandi/Humas Balitbangtan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)