logo rilis
Wow! TKA di Bekasi Sebanyak 2.200 Orang
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
02 Mei 2018, 14:40 WIB
Wow! TKA di Bekasi Sebanyak 2.200 Orang
Ilustrasi tenaga kerja asing. FOTO: Republika/China Daily

RILIS.ID, Jakarta— Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi, Edi Rochyadi, mengatakan sebanyak 2.200 Tenaga Kerja Asing (TKA) terdaftar bekerja di wilayahnya.

"Keberadaan mereka terpantau berdasarkan dokumen izin mempekerjakan tenaga asing (IMTA) yang disampaikan perusahaan," katanya di Cikarang, Rabu (2/5/2018).

Edi mengatakan, dari total 2.200 tenaga asing, 1.200 di antaranya berasal dari Jepang, di susul Korea dan Tiongkok masing-masing di urutan ke dua dan tiga.

"Jepang mayoritas karena di sini perusahaan mereka paling banyak, yakni di sektor otomotif dan elektronik," katanya.

Dibandingkan tahun lalu jumlah tenaga asing yang bekerja di Kabupaten Bekasi mengalami penurunan, namun tidak signifikan.

"Turunnya sedikit kok, hanya enam orang saja di banding tahun lalu," katanya.

Di singgung isu banyaknya tenaga asing yang bekerja sebagai buruh kasar (Unskilled worker), Edi menegaskan, hal itu tidak ada di wilayahnya.

"Pekerja asing kasar tidak ada di kita. Kalau sampai ada itu pelanggaran, silakan laporkan saja ke kita," katanya.

Ketua Pengurus Cabang Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Bekasi, Abdullah mengatakan, isu TKA menjadi salah satu isu yang di angkat teman-teman serikat buruh dalam peringatan May Day 2018 ini.

"Apalagi, pemerintah belum lama ini menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 20 tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing," katanya.

TKA tidak diperkenankan bekerja sebagai buruh kasar, harus memiliki keahlian khusus di bidang teknologi yang di perlukan perusahaan.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)