logo rilis
Waspada! Mi Mengandung Boraks Beredar di Gorontalo
Kontributor
Kurniati
22 Maret 2018, 17:55 WIB
Waspada! Mi Mengandung Boraks Beredar di Gorontalo
ILUSTRASI. RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Gorontalo— Balai Pengawas Obat dan Makanan Gorontalo membongkar produksi rumahan mi basah mengandung boraks di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.

"Petugas menyita mi basah siap edar sebanyak 680 kilogram senilai Rp6,8 juta," kata Kepala BPOM Gorontalo, Yudi Noviyandi, di Gorontalo, Kamis (22/3/2018).

Operasi yang diberi nama OPSON VII itu digelar selama tiga hari sejak tanggal 20 hingga 22 Maret 2018, bekerja sama dengan Polda Gorontalo, Kanwil Bea Cukai, Karantina Pertanian, Dinas Kumperindag dan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo.

Selain membongkar produksi mi mengandung boraks, tim menemukan praktik pelanggaran pangan lain di antaranya air minum dalam kemasan tanpa izin edar (TIE), produk pangan kedaluwarsa, dan sarana yang tidak memiliki izin melakukan distribusi alat kesehatan.

"Dari razia tersebut, berhasil diamankan dua alat produksi air minum senilai Rp104.580.000, 58 alat produksi mi senilai Rp89.780.000, mi basah mengandung boraks 680 kilogram senilai Rp6.800.000 dan bahan berbahaya berupa boraks 50 kilogram senilai Rp500.000," kata Yudi.

Ada pula enam jenis produk minuman kedaluwarsa dan atau tanpa izin edar dengan jumlah sebanyak 6.831 unit senilai Rp35.182.000.

Dua sarana yang disegel, yakni 1 sarana produksi pangan dan 1 sarana distribusi alkes sehingga total temuan senilai Rp236.842.000.

Yudi berharap dengan adanya razia ini dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat terkait dengan makanan dan obat yang beredar di pasaran.

Ia berharap agar produsen makanan tidak lagi berlaku curang, dengan menambahkan bahan kimia berbahaya di setiap produk makanan yang diproduksi.
 

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)