logo rilis

Warga Sumenep Ditembak, Polisi Periksa Empat Saksi
Kontributor
Kurnia Syahdan
21 April 2018, 13:45 WIB
Warga Sumenep Ditembak, Polisi Periksa Empat Saksi
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Sumenep— Tim dari Polsek Talango dan Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, memeriksa empat saksi dalam kasus penembakan terhadap Ibnu Hajar, warga Desa Cabbiya, Kecamatan Talango, Jawa Timur.

"Empat saksi tersebut, semuanya masih kerabat korban. Selain itu, anggota tim juga terus menggali informasi lain di lapangan guna mengungkap kasus penembakan tersebut," kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Abdul Mukid, di Sumenep, Sabtu (21/4/2018).

Pada Jumat (20/4/2018) malam sekitar pukul 18.45 WIB, Ibnu Hajar,  ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak.

Korban yang mengendarai motor tersebut ditembak orang tak dikenal ketika baru 10 meter keluar dari rumahnya.

Saat itu, korban pamit kepada kerabatnya, akan ke rumah warga Dusun Beringinan, Desa Gapurana, Kecamatan Talango.

Tim dari Polsek Talango dan Polres Sumenep melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sejak Jumat (20/4/2018) malam hingga Sabtu dini hari pukul 03.00 WIB.

Empat saksi yang telah dimintai keterangan oleh polisi adalah Ahmad Raziki (putra korban), Sumina (menantu korban), Isawarda (putri korban) dan Sahwatun (mertua korban).

"Sesuai hasil keterangan saksi, korban diduga ditembak dari arah utara atau posisi orang tak dikenal yang menembak korban berada di sebelah utara. Semua keterangan para saksi didalami oleh anggota," kata Mukid.

Ia menjelaskan, tiga dari empat saksi mendengar empat kali bunyi letusan setelah korban yang mengendarai motor itu baru keluar dari rumahnya.

Setelah ada bunyi letusan tersebut, korban ditemukan meninggal dunia oleh saksi dalam posisi terjatuh di sebelah kanan motor yang roboh.

Korban yang meninggal dunia dengan luka tembak di dada sebelah kanan masih diotopsi di RSD dr Moh Anwar Sumenep di Kecamatan Kota.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)