logo rilis
Warga Perbatasan Indonesia-Malaysia Terima Sertifikat Tanah
Kontributor
Kurniati
12 Maret 2018, 11:39 WIB
Warga Perbatasan Indonesia-Malaysia Terima Sertifikat Tanah
Ilustrasi pembagian sertifikat di sejumlah daerah oleh Presiden. FOTO: Twitter/@KemensetnegRI

RILIS.ID, Putussibau— Sebanyak 2.500 sertifikat tanah diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir, kepada warga perbatasan Indonesia-Malaysia di Kecamatan Badau, Provinsi Kalimantan Barat.

"Daerah perbatasan menjadi salah satu prioritas dari tujuh juta sertifikat tanah Presiden di Tahun 2018," kata Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir ketika menyerahkan sertifikat tanah kepada warga perbatasan di Kecamatan Badau, Kapuas Hulu, Senin (12/3/2018).

Dijelaskan Nasir, program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan instruksi langsung dari presiden yang harus dilaksanakan.

Di Kapuas Hulu, kata Nasir, dari 23 kecamatan masih banyak yang belum mendapatkan program PTSL.

"Kita patut bersyukur dengan program presiden tersebut sangat membantu masyarakat dan pemerintah daerah," katanya.

Ia mengatakan, tanah sering kali menjadi persoalan bahkan hingga persidangan, karena tidak adanya bukti kepemilikan. Namun, dengan adanya sertifikat tersebut sudah memiliki kekuatan hukum hak kepemilikan atas tanah yang bersangkutan.

Nasir juga berpesan agar warga yang menerima sertifikat tanah kepemilikan tersebut dapat memanfaatkan dengan baik, terutama apabila sertifikat tersebut digadaikan ke bank atau koperasi untuk modal usaha.

"Jika sertifikat tanah itu digunakan untuk modal usaha mesti punya hitung-hitungan, jangan sampai akhirnya tanah dan sertifikat tersebut disita," pesan Bupati.

Kepala Badan Pertanahan Nasional Kapuas Hulu, Syahrannur mengatakan, sertifikat tanah yang dibagikan tersebut merupakan program PTSL tahun 2017. Kapuas Hulu mendapatkan target sebanyak 3.500 bidang tanah terdiri dari 1.000 sertifikat untuk Kecamatan Bika, dan 2.500 Kecamatan Badau dan Empanang daerah perbatasan.

Dikatakan Syahrannur, untuk tahun 2018 ini, Kapuas Hulu kembali mendapatkan target dari Pemerintah Pusat sebanyak 5.500 bidang tanah, di antaranya prioritas untuk daerah perbatasan.

"Program PTSL ini dapat terlaksana atas dukungan dan kerjasama masyarakat dan pemerintah daerah, dengan harapan untuk program PTSL tahun ini dapat berjalan aman dan lancar serta sukses, " kata Syahrannur.

Mewakili masyarakat perbatasan, Camat Badau, Adenan menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Badan Pertanahan Nasional atas terlaksananya program Pemerintah Pusat, sehingga masyarakat dengan mudah memperoleh sertifikat melalui program PTSL.

Sumber: ANTARA


komentar (0)