logo rilis
Warga Berhamburan, Rabu Pagi Palu Dilanda Gempa 3,3 Magnitudo
Kontributor
Elvi R
24 Oktober 2018, 09:47 WIB
Warga Berhamburan, Rabu Pagi Palu Dilanda Gempa 3,3 Magnitudo
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Palu— Gempa bumi 3,3 magnitudo kembali mengejutkan warga Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (24/10/2018). Warga yang baru saja mulai kembali dari sejumlah lokasi pengungsian ke rumah mereka merasa sangat kaget.

Gempa bumi yang terjadi pada pukul 09.42 WITA itu sempat mengusik ketenangan warga Kota Palu yang selama beberapa hari terakhir ini mulai bangkit.

Meski gempa berkekuatan kecil, namun getarannya terasa cukup keras sehingga membuat warga, termasuk para siswa di sejumlah sekolah terpaksa berhamburan keluar tenda.

Seperti dilansir dari Antara, sejunlah siswa di SD VI Inti Lolu yang terletak di bilangan jalan RA Kartini Palu Timur, siswa dan guru berhamburan keluar kelas. Mereka masih merasa trauma dengan gempa pertama 7,4 magnitudo pada 28 September 2018.

Suasana sama juga terlihat di SD II Lolu berdekatan dengan SD VI tersebut. Guru dan siswa juga berhamburan keluar saat gempa.

Bahkan, pihak sekolah langsung menginstruksikan siswa untuk lebih awal pulang ke rumah.

Hingga kini siswa-siswa di Palu dan Kabupaten Sigi masih belajar di tenda-tenda bantuan dari pemerintah Indonesia dan juga Unicef salah satu bidang di Perseritakan Bangsa Bangsa (PBB).

Sementara itu, hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempabumi yang terjadi berkekuatan 3.3 magnitudo.

Lokasi pusat gempa berada di Teluk Palu, 11 kilometer arah utara Palu pada koordinat 0.80 LS - 119.86 BT kedalaman 5 kilometer, ditinjau dari lokasi episentrum. Kedalaman sumber gempa penyebab gempa ini diperkirakan terjadi akibat aktifitas sesar Palu Koro.

Getaran gempabumi diperkirakan dirasakan pada skala III-IV MMI di Palu, dan daerah disekitarnya yang berdekatan dengan lokasi sumber gempabumi.

Pada skala ini digambarkan getaran dirasakan oleh orang banyak tetapi tidak menimbulkan kerusakan, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, jendela kaca bergetar, kata Cahyo Nugroho, Kepala Stasiun Geofisika Klas I Palu.

Berdasarkan informasi masyarakat yang diterima di BMKG, getaran gempabumi dirasakan lemah-sedang (II SIG BMKG / III-IV MMI) di Palu.

Terkait dengan peristiwa gempabumi tersebut, masyarakat disekitar lokasi sumber gempabumi diimbau tetap tenang mengingat gempa bumi yang terjadi berkekuatan relatif kecil dan tidak berdampak merusak.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID