logo rilis
Warga Bandung Mulai Bersihkan Lumpur Sisa Banjir Bandang
Kontributor
Kurniati
21 Maret 2018, 11:50 WIB
Warga Bandung Mulai Bersihkan Lumpur Sisa Banjir Bandang
Warga bandung yang membersihkan sisa lumpur banjir bandang. FOTO: Twitter/@AyraHadi

RILIS.ID, Bandung— Warga Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, Cicaheum, Kota Bandung mulai membersihkan lumpur sisa banjir bandang yang terjadi Selasa sekitar pukul 16.30 WIB kemarin.

Dibantu petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) serta Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (DPPK) Kota Bandung, warga mulai membersihkan sisa lumpur tebal di badan jalan hingga area pemukiman. 

Satu unit alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum diterjunkan, untuk mengangkut material lumpur yang masih menumpuk di jalan. 

Sementara dua unit mobil Pancar dikerahkan untuk membersihkan sisa-sisa lumpur.

Arus lalu lintas di Jalan Cicaheum masih lumpuh karena adanya proses pembersihan material lumpur di badan jalan.

Salah satu warga Jatihandap, Ade (56), mengatakan banjir bandang kali ini merupakan yang terparah sejak 1982. 

Ade mengatakan pada 1982, meski banjir juga membawa lumpur namun ketebalannya tidak seperti kali ini.

"Lumpur mencapai satu meter di rumah saya. Paling parah ini," kata dia saat ditemui di lokasi, Rabu (21/3/2018).

Menurut Ade, banjir bandang ini membuat beberapa barang berharga seperti ijazah serta surat tanah tidak bisa diselamatkan. Bahkan rumahnya belum bisa ditempati karena masih banyaknya lumpur yang mengendap.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Ferdi Linggaswara mengatakan, saat ini pihaknya tengah fokus membersihkan lumpur di jalan raya.

"Upaya lanjutan, pengendalian penanggulangan berupa evakuasi material lumpur dan material sampah lainnya. Kita prioritas di badan jalan agar arus lalu lintas lancar," kata dia.

Setelah material lumpur di badan jalan selesai, Diskar PB bersama intansi terkait seperti PU dan PDAM akan fokus penanganan lumpur di pemukiman warga.

Pada Selasa, sedikitnya 20 rumah di Kelurahan Jatihandap, Cicaheum, Kota Bandung tergenang lumpur akibat banjir bandang.

"Sepuluh rumah di Komplek Alam Resik, dan 10 rumah di Komplek Cluster Jati Asih," ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo.

Hendro mengatakan, banjir bandang ini sempat membuat arus lalu lintas lumpuh di kedua arah, baik yang menuju Bandung kota maupun Bandung Timur hingga malam hari.

Dua rumah di Jalan AH. Nasution atau tepatnya yang berada di bibir Sungai Cicabe pun roboh dibagian dapur akibat tanggul yang terkikis derasnya arus.

Selain itu, banjir bandang yang membawa lumpur membuat jembatan penyebrangan di Gang Saodah RW.04 Jatihandap, sedikit bergeser. 

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
 

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)