Home » Peristiwa » Dunia

Wapres Tegaskan Posisi Politik Indonesia soal Palestina

print this page Kamis, 7/12/2017 | 14:32

Wapres RI Jusuf Kalla didampingi Menlu RI Retno Marsudi memberi keterangan pers soal sikap politik Indonesia terhadap kebijakan AS di Yerusalem. FOTO: RILIS.ID/Syahrain F

RILIS.ID, Tangerang Selatan— Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyatakan, Indonesia berada pada sikap politik yang tepat menyangkut konflik Palestina-Israel. Kebijakan terbaru pemerintahan Donald Trump mengenai pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) ke Yerusalem, berikut pengakuan status kota itu sebagai ibu kota baru Israel, memicu reaksi keras dari dunia internasional. 

Menurutnya, untuk menentukan kebijakan yang sensitif, seperti status Yerusalem, Trump tidak dapat mengabaikan pihak-pihak yang ikut terdampak oleh kebijakan itu sendiri, yakni rakyat Palestina.

"Indonesia tentu posisinya berada di pihak Palestina. Karena ini juga melanggar keputusan PBB yg menyatakan bahwa Yerusalem harus dibicarakan antara Palestina dengan Israel, tidak bisa sepihak. Amerika menyatakannya sepihak," tutur Wapres JK ketika menghadiri konferensi Bali Democracy Forum 2017, di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Serpong, Tangerang, Kamis (7/12/2017). 

Wapres JK juga menyampaikan, politik Indonesia untuk mengembalikan kemerdekaan rakyat Palestina dari penjajahan Israel akan terus diupayakan di berbagai tingkatan. Dalam mengupayakan hal tersebut, Indonesia perlu bekerjasama dengan dunia internasional dan semua pihak yang memiliki pandangan searah soal penjajahan, sebagaimana termaktub dalam konstitusi.

"Ya tentu (perlu) upaya bersama dan bisa lewat PBB. Tapi, stand point indonesia itu baik sesudah dan sebelum pernyataan (Trump) itu, berada di  pihak Palestina," ujarnya menegaskan.

Seperti diberitakan di media-media intenasional, sejumlah pemimpin dunia telah mengingatkan Trump mengenai potensi kekacauan yang akan ditimbulkan dari kebijakan baru AS di Yerusalem. Namun, nampaknya Trump mengabaikan peringatan tersebut dan memilih menerobos pendapat umum dunia internasional. 

Wapres JK memahami, rakyat Indonesia memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan isu-isu menyangkut Palestina. Adanya dinamika terakhir dari Washington tersebut ia khawatirkan akan memantik reaksi protes ke simbol-simbol AS di dalam negeri.

"Tentulah (akan ada reaksi), dan tidak hanya Timur Tengah. Negara-negara lain seperti negeri kita bisa saja ada macam-macam demo ke Kedutaan Amerika. Dan itu sudah diperingatkan," pungkas Wapres JK.

Penulis Syahrain F
Editor Eroby JF

Tags:

Konflik Palestina-IsraelKontroversi Kudebes ASYerusalemWapres RI