Home » Peristiwa » Dunia

Wali Kota London Tolak Rencana Kunjungan Trump ke Inggris

print this page Kamis, 28/12/2017 | 18:53

Walikota London Sadiq Khan. FOTO: Getty Images/Rob Stothard

RILIS.ID, London— Wali Kota London Sadiq Khan jauh-jauh hari menyatakan "menolak" apabila Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana mengunjungi ibu kota Inggris itu.

Pernyataan Khan itu merupakan tanggapan atas pertanyaan Dewan Kota London yang meminta tanggapan dirinya mengenai bagaimana kota yang ia pimpin itu akan bersikap apabila Trump menginjakkan kakinya di London.

Sebelumnya, Perdana Menteri Theresa May diketahui mengundang Trump ke daratan Inggris sebagai bagian dari kunjungan kenegaraan.

"Sebagai walikota, saya akan selalu berbicara yang berkenaan dengan kepentigan dan keamanan warga London. Saya telah meminta Theresa May membatalkan rencana kurang bijaksananya itu dengan mengundang Presiden Trump (ke Inggris)," ucap Khan dalam pernyataan tertulisnya, kemarin (27/12), sebagaimana dilansir dari kantor berita Anadolu Agency.

Menurut Khan, sikap Trump yang seringkali mengundang cemoohan dan amarah warga Muslim dunia dikhawatirkan akan menimbulkan sentimen negatif apabila pemimpin negeri Paman Sam itu mengunjungi London. 

Seperti diketahui, Inggris merupakan salah satu negara dengan tingkat populasi Muslim tertinggi ketiga di Eropa setelah Prancis dan Jerman.

Sekitar sebulan lalu, kritik kembali bermunculan setelah Trump ikut membagikan posting-an (retweet) tiga video berisi pesan anti-Islam yang diunggah pertama kali oleh kelompok ekstrim sayap-kanan Inggris Britain First Group. 

Sikap seperti itu dinilai tidak layak ditunjukkan oleh sekelas presiden negara besar seperti AS. Warga dan politisi Inggris berkomentar tajam atas tingkah laku tidak terkontrol Trump di media sosial itu.

"London adalah simbol toleransi, saling menghargai dan menghargai perbedaan. Dan Trump, telah mempertontonkan untuk yang kesekian kalinya pandangan yang sepenuhnya tidak sesuai dengan nilai-nilai masyarakat kota London yang saya cintai," ungkap Khan.

Meskipun mendapat kritikan dari politisi di dalam negerinya, PM May, yang juga mendukung kebijakan anti-imigran, nampaknya tetap bertahan dengan keputusannya mengundang Trump ke Inggris.

Penulis Syahrain F.

Tags:

LONDONSADIQ KHANINGGRISDONALD TRUMPBERITA DUNIA TERKINI