Home » Peristiwa » Dunia

Wabah Mematikan Serang Madagaskar, Afrika Selatan Siaga

print this page Selasa, 17/10/2017 | 18:06

Wabah penyakit menyebar di Madagaskar

RILIS.ID, Capetown— Otoritas Afrika Selatan memperingatkan warganya yang melakukan perjalanan ke Madagaskar setelah wabah penyakit misterius menyebar.

"Warga Afrika Selatan yang melakukan perjalanan ke Madagaskar disarankan agar menghindari daerah yang berpenduduk padat dan memakai masker saat singgah," kata Departemen Kesehatan Afrika Selatan, Kamis (13/10/2017).

Peringatan itu dikeluarkan setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengkonfirmasi 449 kasus wabah di Madagaskar yang menyebabkan 48 kematian. Wabah tersebut mula-mula ditemukan di sepertiga bagian tengah pulau itu, di sekitar Provinsi Toamasina di pantai timur dan Antananarivo.

Wabah ini menjadi perhatian dunia setelah bakteri menyerang seorang pemain basbet Afrika Selatan yang sedang mengikuti pertandingan Kejuaraan Klub Samudra Hindia. Pemain basbet tersebut bisa disembuhkan di Madagaskar dan telah pulang ke Afrika Selatan.

Guna mencegah penularan wabah itu ke luar Madagaskar terutama ke Afrika Selatan, Departemen Kesehatan telah menyiagakan semua perusahaan penerbangan agar berhati-hati mengenai penumpang yang diduga sakit.

Sementara itu, para pejabat kesehatan di pelabuhan telah meningkatkan langkah pemeriksaan mereka guna mendeteksi penumpang sakit yang tiba di Afrika Selatan.

Semua pelancong yang pulang dari Madagaskar diharuskan memantau kesehatan mereka selama 15 hari dan segera berobat ke instalasi kesehatan terdekat dari tempat tinggal mereka. 

Tanda-tannda serangan bakteri itu seseorang mengalami demam, rasa dingin, sakit tubuh dan kepala, nyeri dan rasa panas pada kelenjar getah bening, atau sesak nafas serta batuk mengeluarkan dahak berdarah.

"Mereka mesti memberitahu dokter mengenai perjalanan mereka belum lama ini dan gejala yang mereka alami," kata petugas Departemen Kesehatan.

Wabah tersebut berupa penyakit infeksi yang menular di antara hewan vertebrata dan manusia atau sebaliknya yang disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis. Infeksi pada manusia mengambil tiga bentuk: pnumonik, septisemik, dan wabah bubonik.

Di tempat wabah semacam itu muncul biasanya ditemukan hewan pengerat dan penyakit tersebut disebarkan oleh kutuk dari hewan pengerat ke hewan pengerat lain, atau ke hewan mamalia.

Manusia bisa tertular penyakit itu dari orang yang terserang radang paru-laru melalui penularan cairan atau dari kontak langsung dengan hewan pengerat yang terinfeksi atau melalui gigitan kutu yang terinfeksi. Gejala wabah radang paru-paru meliputi batuk, demam dan nyeri dada.

Penulis Yayat R Cipasang

Tags:

wabah penyakit madagaskar afrika selatan