logo rilis

Virus Corona Merebak, DPR Minta KJRI di Hongkong Lindungi Pekerja Indonesia
Kontributor
Nailin In Saroh
23 Januari 2020, 21:30 WIB
Virus Corona Merebak, DPR Minta KJRI di Hongkong Lindungi Pekerja Indonesia
Ilustrasi penanganan medis. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— DPR RI meminta pemerintah mengantisipasi merebaknya penularan Virus Corona di beberapa negara. Terutama, soal perlindungan bagi para pahlawan devisa, yakni Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di luar negeri. 

“Pemerintah harus melakukan tindakan dini terkait virus Corona, sebagai bentuk perlindungan Pekerja Migran sebagaimana amanah Undang-Undang," ujar anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati dalam keterangannya, Kamis (23/1/2020).

Selain Indonesia, semua negara juga telah meningkatkan aktivitas pengawasannya. Termasuk juga di Hongkong, sebagai salah satu negara yang sangat dekat dengan Cina, dan memiliki aktivitas warga yang sangat banyak, dikhawatirkan akan ikut merasakan dampaknya.

“Jumlah WNI, termasuk pekerja migran Indonesia di Hongkong cukup banyak. Karenanya, Saya menghimbau Konjen RI di Hongkong untuk segera  membuka posko dan hotline centre sebagai pusat informasi dan aduan bagi PMI di Hongkong. Jika memungkinkan pro aktif memberikan peringatan kepada semua WNI disana, khususnya Pekerja Migran Indonesai," tegas politisi PKS itu. 

Mufida menegaskan, pemerintah harus aktif memantau dan memberikan edukasi kepada para PMI. Hal ini sangat penting sebagai perlindungan awal demi mencegah agar jangan tertular virus tersebut.

Mufida juga mengimbau para PMI agar terus berusaha menjaga kebersihan dan higienitas dirinya dan tempat kerja. Sedapat mungkin, saran dia, menghindari kontak yang tidak perlu agar jangan sampai tertular.

"Segeralah menghubungi tenaga medis jika dirasa ada gejala-gejala yang mirip dengan virus ini, sebab sangat berbahaya bagi kesehatan manusia," kata Mufida.

Virus Corona atau yang dikenal dengan 2019-nCoV Virus, diketahui pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok. Virus ini kemudian menyebar ke beberapa negara. Hingga kini, setidaknya telah merenggut nyawa 17 orang.

Hal ini tentu saja sangat mengkhawatirkan karena para ahli telah mengkonfirmasi bahwa virus ini dapat menular antar manusia.

Diketahui pula, di Hongkong terdapat lebih dari 150 ribu WNI mencari nafkah sebagai PMI. Setiap tahunnya selalu ada penambahan jumlah PMI baru memasuki Hongkong dan negara-negara lain. 

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID