logo rilis

​Varietas Jeruk Inovasi Balitbangtan Ini Mampu Bertahan hingga 60 Hari
Kontributor

20 April 2018, 15:52 WIB
​Varietas Jeruk Inovasi Balitbangtan Ini Mampu Bertahan hingga 60 Hari
Jeruk keprok varietas JRM 2012 yang merupakan inovasi Balitjestro Balitbangtan Kementan pada 2014. FOTO: Balitbangtan Kementan

RILIS.ID, Malang— Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian (Balitbangtan Kementan) merilis varietas jeruk keprok JRM 2012 pada 2014 dalam rangka memenuhi selera masyarakat. Soalnya, komoditas hortikultura itu masih menjadi primadona masyarakat.

"Varietas ini memiliki keunggulan akan warna kulit dan daging buahnya yang oranye," ujar Kepala Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Sub Tropik (Balitjestro), Dr. M Taufiq Ratule di Tlekung, Malang, Jawa Timur. JRM 2012 mengantongi Surat Keputusan Nomor 040/Kpts/SR.120/D.2.7/6/2014.

Keunggulan lain dari jeruk ini, tambahnya, daya simpan lebih lama berkisar 20-60 hari setelah panen di lingkungan suhu 22-27 derajat celcius. Dalam masa penyimpanan, warna kulitnya justru akan semakin mengkilat. "Itulah yang menjadi penciri khusus dari JRM 2012." jelasnya.

Bahkan, JRM 2012 mampu beradaptasi pada dataran menengah-tinggi antara 500-950 meter di atas permukaan laut. Tak sekadar itu, varietas ini memiliki ??rasa manis dan sedikit asam segar dengan kandungan gula 12,76 brix.

Bagi petani, JRM 2012 juga menguntungkan. Soalnya, produktivitas awal produksi pada umur 3-3 tahun enam bulan mencapai 30 kilogram per pohon.

Produksinya akan bertambah pada masa produksi berikutnya tentu dengan budi daya yang optimal. "Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, JRM 2012 mempunyai potensi untuk dikembangkan, untuk bersaing dengan buah impor," tutup Taufiq.

Sumber: Aminudin Fajar/Balitbangtan Kementan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)