logo rilis
Utang Negara Capai Rp5.000 Triliun, TKN: Itu Wajar, Karena...
Kontributor
Nailin In Saroh
11 Januari 2019, 09:40 WIB
Utang Negara Capai Rp5.000 Triliun, TKN: Itu Wajar, Karena...
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua Harian Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin, Rosan P Roeslani menilai wajar utang luar negeri pemerintah mencapai Rp5.000 triliun. Menurutnya, tanpa utang mustahil negara bisa menjalankan program pembangunan.

Selain itu, kata Rosan, utang merupakan hal lazim dilaksanakan di semua negara. Hal ini dikatakannya menanggapi munculnya wacana infrastruktur dapat dibangun tanpa utang.

"Hampir semua negara di dunia memiliki utang luar negeri untuk menjalankan program pembangunan termasuk negara maju seperti Amerika Serikat," ujar Rosan di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Rosan juga mengatakan, utang untuk membiayai pembangunan masih dibutuhkan sepanjang mematuhi batasan-batasan yang sudah ditetapkan peraturan dan perundangan.

Seperti disebut utang pemerintah mencapai Rp5.000 triliun, menurut Rosan, sebenarnya merupakan hal yang wajar. Sebab, angka itu masih 30 persen dari PDB atau masih dalam batas aman, bahkan peraturan membolehkan sampai 60 persen.

"Yang penting utang itu diperuntukan bagi hal-hal yang produktif serta ada pengendalian. Bahkan dengan tingginya capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat dipastikan pembayaran utang sebesar itu akan selalu tertangani dengan baik," kata dia.

Rosan menyebut pembangunan infrasruktur yang penanganannya diserahkan kepada badan usaha baik BUMN maupun swasta. Namun untuk daerah-daerah tertentu yang hitungan bisnisnya tidak masuk maka pembangunan jalan menjadi tanggungjawab pemerintah sepenuhnya.

"Semua pembangunan infrastruktur dipastikan memanfaatkan utang karena merupakan investasi jangka panjang sehingga badan usaha yang menjalankan diberikan konsesi 25-30 tahun dengan opsi perperpanjangan," jelas Rosan.

Diketahui, Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyatakan tak ingin bergantung pada utang jika terpilih. Dia mencontohkan, salah satu proyek tanpa utang ialah Tol Cikopo-Palimanan (Cipali).

Editor: Elvi R




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID