logo rilis

Usut Korupsi di PT Asabri Bernilai Rp10 T, Mahfud MD Bakal Panggil Sri Mulyani dan Erick T
Kontributor
Nailin In Saroh
10 Januari 2020, 21:30 WIB
Usut Korupsi di PT Asabri Bernilai Rp10 T, Mahfud MD Bakal Panggil Sri Mulyani dan Erick T
Menkopolhukam Mahfud MD, FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Menkopolhukam Mahfud MD akan memanggil Menkeu Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir untuk menindaklanjuti dugaan tindak pidana korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia alias Asabri (Persero). Mahfud mengaku mendengar adanya dugaan korupsi di PT Asabri lebih dari Rp10 triliun.

“Karena itu milik negara, Asabri itu yayasan milik negara, dan jumlahnya besar, dalam waktu tidak lama saya akan mengundang Bu Sri Mulyani sebagai penyedia dana dari negara dan Pak Erick Thohir sebagai Menteri BUMN karena itu masuk BUMN Asabri itu," ujar Mahfud di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Jumat (10/1/2020).

Mahfud menuturkan tidak boleh ada toleransi terhadap korupsi. Terlebih korupsi yang dilakukan terhadap uang prajurit TNI yang telah bekerja matian-matian.

“Kita akan segera panggil Bu Sri Mulyani dan Pak Erick Thohir untuk menanyakan duduk masalahnya. Kalau memang ada masalah hukum, ya kita giring ke pengadilan,” katanya.

“Tidak boleh korupsi untuk orang-orang prajurit, untuk tentara yang bekerja mati-matian meninggalkan tempat sesudah masa pensiunnya disengsarakan,” kata Mahfud lagi. 

Lebih lanjut, Mahfud menyampaikan akan melaporkan dugaan korupsi itu sendiri ke pihak yang berwenang jika terbukti memiliki indikasi selama proses identifikasi yang dilakukannya. Dia mengatakan, langkahnya sejalan dengan Presiden Joko Widodo yang bakal menindak tegas semua pihak yang melakukan tindak pidana korupsi.

“Mari kita giring proses hukum ini supaya diungkap. Nggak usah berspekulasi si A terlibat, ini dari Istana. Tidak ada itu,” jelasnya.

“Pokoknya Presiden sudah memerintahkan gebuki semua yang korupsi itu, jangan ditutup-tutupi, yakinlah. Jadi kalau orang yang selalu curiga ini terlibat, ini terlibat, kasih ke saya. Saya nanti yang antarkan ke KPK atau ke kejaksaan," tegas Mahfud.

Mahfud juga menilai korupsi di Asabri melebihi korupsi yang terjadi di PT Asuransi Jiwasraya.

“Saya mendengar ada isu korupsi di Asabri yang mungkin itu tidak kalah fantastisnya dengan kasus Jiwasraya. Di atas Rp 10 triliun itu,” tukasnya.

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID