logo rilis
Usai Diperiksa KPK, Ini Kata Hasto Soal Harun Masiku...
Kontributor
Tari Oktaviani
26 Februari 2020, 17:40 WIB
Usai Diperiksa KPK, Ini Kata Hasto Soal Harun Masiku...
Ilustrasi Hasto Kristianto. RILIS.ID/Dendi Supratman

RILIS.ID, Jakarta— Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan partainya berhak memilih Harun Masiku sebagai calon anggota DPR terpilih periode 2019-2024 melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW).  Ia menilai penetapan Harun Masiku menjadi legal.

"Intinya semua berangkat dari persoalan di mana PDIP memiliki legalitas berdasarkan ketentuan undang-undang dan juga dikuatkan oleh putusan MA dan fatwa MA terhadap penetapan calon anggota legislatif terpilih dan kami menjalankan itu sebagai bagian dari keputusan partai," ucap Hasto usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Ia menilai tidak ada aturan yang ia langgar dalam PAW Harun Masiku. Semua dikatakannya berjalan sebagaimana mestinya.

"Sebagai sekjen, saya jalankan keputusan itu dengan sebaik-baiknya dan tentu saja di dalam menjalankan keputusan itu melekat suatu tanggung jawab yang harus saya jalankan sebagai sekjen," ujar Hasto.

Ia juga menyatakan bahwa MA juga telah mengabulkan gugatan PDIP perihal uji materi Pasal 54 Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara.

"Sebelumnya kan ada "judicial review" dan "judicial review" tersebut keputusan dari MA sangat jelas gugatan kami dikabulkan hanya karena ada beda tafsir kemudian kami minta fatwa dan itu juga semakin mempertegas," ungkap Hasto.

Hasto hari ini diperiksa kembali oleh KPK. Ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan (WSE) dalam penyidikan kasus suap terkait penetapan anggota DPR RI terpilih tahun 2019-2024.

Sebelumnya, Hasto pernah diperiksa lembaga antirasuah tersebut pada Jumat (24/1). Saat itu, KPK mengonfirmasi Hasto perihal tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) yang bersangkutan dalam melaksanakan tugasnya dan bagaimana perkenalannya dengan empat tersangka dalam kasus itu.
 

Sumber: Antara




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID