logo rilis
UNICEF: 1.000 Anak Lebih Luka Serius akibat Kekerasan Zionis
Kontributor
Syahrain F.
17 Mei 2018, 19:08 WIB
UNICEF: 1.000 Anak Lebih Luka Serius akibat Kekerasan Zionis
Seorang wanita yang baru saja menjadi janda bersedih bersama kedua anak perempuannya, di Khan Younis, Gaza, Palestina, 31 Maret 2018. CREDIT: EPA/Mohammed Saber

RILIS.ID, Jenewa— Lebih dari 1.000 anak yang mengikuti aksi “Great March of Return” sejak 30 Maret mengalami luka serius dan permanan, kata UNICEF, pada Rabu (16/5/2018).

Dalam sebuah pernyataan tertulisnya lembaga PBB itu menyatakan, "sebagian besar dari mereka ini (anak-anak) mengalami cedera serius dan berpotensi mengubah kehidupan, termasuk amputasi."

UNICEF dan mitranya telah mengirimkan dua truk berisi pasokan medis untuk memenuhi kebutuhan 70 ribu orang di Jalur Gaza, tambah pernyataan tersebut.

Pernyataan itu juga mencatat bahwa kekerasan Israel di wilayah itu akhir-akhir ini telah membuat sistem kesehatan--yang sudah lemah karena kurangnya bahan bakar, listrik dan peralatan medis--menjadi lebih buruk.

Melansir Anadolu Agency, sebelumnya, Juru bicara Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia Rupert Colville mengatakan, 14 anak Palestina meninggal dunia dalam aksi Great March of Return di perbatasan Gaza sejak 30 Maret.

Sedikitnya 62 warga Palestina menjadi korban jiwa dan lebih dari 3.000 lainnya luka-luka di Gaza pada Senin setelah pasukan Israel menembaki para demonstran yang memperingati 70 tahun Nakba (malapetaka) dan memprotes peresmian Kedutaan Besar AS di Yerusalem.


500
komentar (0)