logo rilis
Uni Eropa Disinyalir Beri Sanksi Baru terhadap Rezim Suriah
Kontributor
Syahrain F.
17 April 2018, 23:26 WIB
Uni Eropa Disinyalir Beri Sanksi Baru terhadap Rezim Suriah
Asap membumbung ke udara setelah rezim Assad melancarkan serangan ke permukiman penduduk di Ghouta Timur pada 5 Maret 2018. FOTO: Anadolu Agency/Diaa Al-Din Samout 

RILIS.ID, Brussels— Uni Eropa (UE) disinyalir akan mengambil langkah-langkah baru terhadap Suriah terkait dugaan serangan kimia oleh rezim Bashar al-Assad.

"Pada Juli 2017 dan Maret 2018, UE menerapkan tindakan pembatasan terhadap pejabat-pejabat tinggi dan ilmuwan Suriah atas peran mereka mengembangkan dan menggunakan senjata kimia. Kami siap melakukan langkah-langkah baru," tulis Dewan Urusan Luar Negeri UE dalam pernyataannya, kemarin (16/4/2018), melansir kantor berita Anadolu Agency.

Pernyataan itu menekankan dukungan UE terhadap serangan balasan AS yang pada Sabtu lalu melancarkan serangan ke situs pemerintahan rezim Assad, dengan tujuan menghancurkan gudang senjata kimia.

"Serangan yang dilakukan AS, Prancis, dan Inggris terhadap gudang senjata kimia di Suriah adalah langkah spesifik yang diambil dengan tujuan mencegah penggunaan senjata dan zat kimia untuk membunuh penduduk oleh rezim Assad," lanjut pernyataan itu.

AS, Prancis, dan Inggris meluncurkan serangan itu beberapa hari setelah senjata kimia diduga digunakan untuk membunuh puluhan orang di Douma, Ghouta Timur.

UE menerapkan sanksi terhadap 261 orang--seperti larangan berpergian dan pembekuan aset--yang dianggap bertanggung jawab atas penindasan warga Suriah dan meraup keuntungan atau mendukung rezim.

UE juga mengatakan 67 lembaga juga menjadi target pembekuan aset.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)