logo rilis

UNBK di Aceh Terkendala Unit Komputer
Kontributor
Kurnia Syahdan
09 April 2018, 15:32 WIB
UNBK di Aceh Terkendala Unit Komputer
Ilustrasi UNBK. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Aceh— Terbatasnya unit komputer menjadi kendala pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

Menurut Kepala SMAN 1 Tanah Jambo Aye, Mawardi, terbatasnya unit komputer tersebut mengharuskan peserta UNBK dibagi dalam tiga sesi dari pagi hingga petang.

"Sarana komputer di sekolahnya masih minim yakni hanya 95 unit yang digunakan untuk UNBK. Sementara jumlah peserta mencapai 282 orang," katanya, Senin (9/4/2018).

UNBK untuk tingkat SMA/MA mulai digelar sejak Senin hingga Kamis mendatang atau 9-12 April 2018.

Karena keterbatasan komputer, maka peserta UNBK harus dibagi dalam tiga sesi, masing-masing pukul 07.30 - 09.30 WIB, pukul 10.30 - 12.30 WIB dan dari pukul 14.00 sampai pukul 16.00 WIB.

Meski demikian, sambung Mawardi, sarana komputer yang dimiliki pihak sekolah untuk pelaksanaan UNBK tahun ini sudah membaik, dibandingkan UNBK tahun sebelumnya yang harus terpaksa dipinjam dari siswa.

"Ke semua atau 95 unit komputer itu adalah milik SMAN 1 Tanah Jambo Aye. Semua itu dipakai untuk pelaksanaan UNBK dengan 5 unit server," kata Mawardi.

Mawardi menyebut, sejauh ini belum ada kendala yang dihadapi pihaknya. 

Dia juga mengatakan telah mempersiapkan genset ukuran besar mengantisipasi listrik padam, meski hal itu tipis kemungkinan karena telah terjalin kerja sama dengan pihak PLN.

Di lain sisi, Mawardi juga meyakni peserta ujian di sekolahnya telah dengan matang menghadapi ujian berbasis komputer ini.

Sebab, sambung dia, pihaknya telah melaksanakan tryout dan simulasi hingga beberapa kali.

"Untuk hari ini, peserta mengikuti UNBK dengan mata pelajaran bahasa Indonesia. Hingga tahapan sesi kedua ini, belum ada laporan siswa berhalangan, mudah-mudahan tidak ada kendala hingga selesai," harapnya.

Mawardi menyebutkan, bila ada siswa yang tidak bisa mengikuti UNBK dengan alasan tertentu maka harus memberi keterangan, dengan demikian yang bersangkutan dapat mengikuti ujian susulan pada 17 hingga 18 April.

Informasi diterima, tidak semua sekolah di Aceh Utara membagikan peserta UNBK dalam tiga sesi, karena ada sekolah juga melangsungkan ujian ini dalam dua hingga satu sesi, tergantung jumlah siswa dan sarana komputer yang dimiliki.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)