logo rilis
Umrah Itu Ibadah, Ini Kata Kemenag
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
12 Mei 2018, 11:20 WIB
Umrah Itu Ibadah, Ini Kata Kemenag
Para calon jemaah haji dan umrah korban penipuan menggeruduk kantor PT SBL. FOTO: RILIS.ID/Arman Putra.

RILIS.ID, Semarang— Umrah bukanlah wisata yang bisa dikomersialkan, sebab umrah adalah ibadah. Begitulah kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Farhani. 
 
"Karena ibadah, tidak boleh dikomersialkan," kata dia di Semarang, kemarin.

Maksudnya, tambah dia, biaya dari nasabah kemudian diputar untuk dicari profitnya sebagaimana skema "ponzi", MLM (multilevel marketing) dan sejenisnya.

Menurut dia, Menteri Agama sudah mengeluarkan PMA No. 8 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah. Di mana telah mengatur secara jelas terkait ibadah umrah.

"Diatur bagaimana biro penyelenggaranya, hotelnya harus jelas, penerbangannya pakai pesawat apa, kapan, dan maksimal enam bulan sejak mendaftar harus sudah berangkat," katanya.

Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), kata dia, harus masuk ke dalam Sistem Informasi Pengawasan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Sipatuh) yang dikembangkan Kemenag.

"Dari Sipatuh itu akan terlihat alurnya, begitu daftar, dapat nomer registrari. Misalnya, daftar Januari 2018, ternyata sampai Juni nanti, kok, tidak berangkat, ya, berisiko dicabut izinnya," katanya.

Bahkan, kata dia, PMA tersebut juga mengatur harga referensi untuk biaya umrah minimal Rp20 juta yang bisa menjadi rujukan bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci.

"Kalau sampai ada biro umrah yang mematok di bawah Rp20 juta, harus menjelaskan kepada Kemenag. Standar hotelnya bagaimana? Penerbangan pakai pesawat apa? Semua harus dijelaskan," katanya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia Jateng dan DI Yogyakarta, H. Endro Dwi Cahyono, mengapresiasi adanya peraturan tersebut.

"Dengan PMA ini, diatur secara lebih rigid. Siapa yang boleh menyelenggarakan, PPIU harus sudah berizin, biro travel yang belum punya izin tidak boleh memberangkatkan jemaah calon umrah," katanya.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)