logo rilis
Ucapkan HUT Singapore Ke 55, Pimpinan DPR Harap Dua Negara Saling Investasi
Kontributor
Nailin In Saroh
12 Agustus 2020, 19:00 WIB
Ucapkan HUT Singapore Ke 55, Pimpinan DPR Harap Dua Negara Saling Investasi
Wakil Ketua DPRI RI Azis Syamsuddin menghadiri jamuan makan siang di rumah Dubes Singapore, Anil Kumar Nayar dalam rangka mempererat hubungan Indonesia-Singapura di masa COVID-19. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua DPRI RI Azis Syamsuddin menghadiri jamuan makan siang di rumah Dubes Singapore, Anil Kumar Nayar dalam rangka mempererat hubungan Indonesia-Singapura di masa COVID-19.

Dalam kesempatan itu Azis mengucapkan Selamat HUT ke 55 kepada Republik Singapore dan Selamat atas terlaksananya Pemilihan Umum pada masa COVID-19 pada bulan Juli lalu. 

"Saya Ucapkan Selamat Kepada Singapore telah melakukan Pesta Demokrasi dan berjalan sesuai harapan. Hal ini menjadi contoh bagi Dunia dan khususnya Indonesia akan teknis pelaksanaan pesta demokrasi di era New Normal saat ini," ujar Azis dalam keterangannya di Jakarta (12/8/2020).

Menurut Azis, Indonesia-Singapore merupakan dua negara bertetangga yang strategis dan penting di kasawan ASEAN. Maka kedua negara perlu terus menguatkan upaya kerjasama dan komunikasi di berbagai sektor dalam rangka saling mendukung dalam meningkatkan kesejahteraan kedua negara dan saling menjaga stabilitas kawasan ASEAN. 

"Segala bentuk ketegangan di Laut China Selatan dan wilayah Indo-Pasifik secara keseluruhan perlu di selesaikan melalui komunikasi secara intens. Indonesia dan Singapore memiliki pandangan yang sama atas asas inklusivitas dan penyelesaian masalah dengan mengutamakan prinsip-prinsip sentralitas ASEAN" katanya.

Pada kesempatan tersebut Azis juga membahas mengenai perkembangan Pandemic COVID-19. Ia meminta agar pemerintah Singapore bisa segera mempermudah perjalanan ke Singapore terkait dengan batas 14 hari wajib karantina mandiri. 

"Dubes Singapore mengatakan akan membawa hal tersebut untuk menjadi prioritas pembahasan dalam waktu ke depan dalam rangka normalisasi Travel bubble antara kedua negara.Keduanya sepakat bahwa dalam waktu ke depan dunia akan menyesuaikan dengan kenormalan baru, sehingga penyesuaian terhadap kerjasama internasional perlu segera di pulihkan tentu dengan protokol COVID-19" tuturnya.

Azis juga mengajak agar ke dua negara dapat saling melakukan investasi. Hal ini di rasa kedua belah penting dengan perkembangan iklim investasi di Indonesia yang terus membaik dari segi kepentingan Pengusaha maupun kepentingan pekerja dan buruh.

 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID