logo rilis
Ucapan Rocky Gerung soal Fiksi, Berlandaskan Tiga Pengertian Ini
Kontributor
Ning Triasih
12 April 2018, 20:23 WIB
Ucapan Rocky Gerung soal Fiksi, Berlandaskan Tiga Pengertian Ini
ILUSTRASI: The Nation

RILIS.ID, Jakarta— Pernyataan Pengamat Politik sekaligus Dosen Filsafat Universitas Indonesia Rocky Gerung soal kitab suci adalah fiksi masih jadi perdebatan.

Publik kemudian dibuat penasaran soal makna dan arti fiksi. Apalagi, disebut Rocky, fiksi itu berbeda dengan fiktif.

Hingga kemudian muncul tulisan dari Komisioner Komnas HAM dan Alumni PMKRI, Natalius Pigai, yang menjabarkan dengan gamblang landasan Rocky Gerung soal fiksi.

Pigai menulis, dikutip dari release yang diterima rilis.id, Kamis (12/4/2018), dalam dunia pengetahuan bahasa dan sastra, paling tidak ada tiga pendapat profesor soal fiksi yang jadi pedoman pendapat Rocky, yakni sebagai berikut:

1. Guru Besar Sasatra Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Burhan Nurgiyantoro

Menurutnya, iksi adalah sebuah prosa naratif yang bersifat imajiner, meskipun imajiner sebuah karya fiksi tetaplah masuk akal dan mengandung kebenaran yang dapat mendramatisasikan hubungan-hubungan antar manusia (Teori Pengkajian Fiksi, Gajah Mada University Press, 2013).

2. Penulis Literasi Asing 198, Abrams

Fiksi merupakan karya naratif yang isinya tidak menyaran pada kebenaran sejarah tetapi suatu yang benar ada dan terjadi di dunia nyata sehingga kebenarannya pun dapat dibuktikan dengan data empiris (MH. Abrams, A Glosarry Literary Term, 1981, Harcourt Brace, New York).

3. Henry Guntur Tarigan

Fiksi adalah sesuatu yang dibentuk, sesuatu yang dibuat sesuai yang diciptakan, sesuatu yang diimajinasikan (Hendry Guntur Tarigan, Prinsip-Prinsip Dasar Puisi, Drama dan Fiksi, IKIP Bandung, 1971).

Beberapa pengertian di atas kemudian disimpulkan Pigai, fiksi merupakan sebuah karya imajinatif yang dibuat tertulis atau tidak tertulis, namun masih memiliki nilai kebenaran berdasarkan pengalaman seseorang atau lebih.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)