logo rilis
UAS Kurang Indonesia? MPR Malah Sebut Begini
Kontributor

03 September 2018, 17:05 WIB
UAS Kurang Indonesia? MPR Malah Sebut Begini
Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, menyesalkan ada ancaman yang berakibat pada pembatalan ceramah Ustad Abdul Somad (UAS).

"Apalagi dikaitkan dengan beliau yang harus membaca, menaikkan bendera, menyanyikan lagu Indonesia Raya, itukan terlalu mengada-ngada,"  kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (3/9/2018).

Padahal, faktanya UAS sudah kemana-mana, mengajarkan cinta NKRI. Bahkan, sudah diundang Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, ceramah di hadapan KSAD dan pernah hadir di acara pimpinan MPR.

"Kurang NKRI apa?" tambah dia.

Ia khawatir, pihak yang mempersekusi beliau dengan alasan Pancasila maupun juga menyanyikan Indonesia Raya adalah mereka sendiri yang belum menghayatinya dengan benar. 

"Karena kalau Pancasila diamalkan itu adalah persatuan Indonesia bukan memecah belah bangsa," pungkanya.

"Yang aneh lagi, yang mempersekusi adalah pihak yang justru sesungguhnya dari sisi aqidah, dari sisi mazhab sama saja Abdul Somad. Beliau itu Ahlussunnah wal jamaa’ah, kenapa dipermasalahkan," tambah Hidayat.

UAS membatalkan rencana ceramah di tiga provinsi di Pulau Jawa menyusul intimidasi hingga ancaman yang akan ia alami ketika memberikan ceramah di beberapa tempat, beberapa waktu terakhir.

Pembatalan tersebut disampaikan UAS melalui akun instagram @ustadzabdulsomad yang telah terverifikasi.

Hingga Senin (3/9/2018) pagi, pernyataan pembatalan tausiyah tersebut mendapat perhatian luas masyarakat.

Editor:




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID