logo rilis
Turki Lanjutkan Upaya Keanggotaan Uni Eropa
Kontributor
Syahrain F.
25 April 2018, 20:48 WIB
Turki Lanjutkan Upaya Keanggotaan Uni Eropa
Perdana Menteri Turki Binali Yildirim menyampaikan pidato dalam Forum Ekonomi Baru di Casino Madrid, Madrid, Spanyol, Rabu (25/4/2018). Credit: Anadolu Agency/Hakan Göktepe

RILIS.ID, Ankara— Perdana Menteri Turki menyatakan, Ankara akan terus melanjutkan komitmen untuk keanggotaan di Uni Eropa.

"Kami akan melanjutkan komitmen untuk keanggotaan di Uni Eropa. Perkembangan dalam hubungan kami dengan Rusia bukan alternatif untuk Eropa,” kata Yildirim saat berbicara di Nueva Economia Forum dalam kunjungan resminya ke Madrid, Spanyol, pada Rabu (25/4/2018).

Dia mengatakan, Turki telah menunggu keanggotaan Uni Eropa selama lebih dari 60 tahun.

"Kami adalah anggota NATO. Kami adalah negara yang telah menunggu keanggotaan UE selama lebih dari 60 tahun. Mereka yang mengajukan permohonan setelah kami mendapatkan keanggotaan. Ada pendekatan ideologis terhadap Turki," ujar Yildirim.

Dalam forum itu Yildirim menilai bahwa Spanyol adalah negara UE yang paling memahami Turki.

"Mengapa? Karena baik Turki maupun Spanyol telah menghadapi terorisme selama bertahun-tahun. Kami tahu apa arti teror terhadap negara."

Dia juga mengkritik beberapa negara Uni Eropa atas dukungan mereka terhadap PKK.

Menurut Yildirim, mengecewakan sekutu besar seperti Turki bukanlah langkah yang bijaksana untuk masa depan Uni Eropa.

"Perlu dicatat bahwa terbukanya terlalu banyak ruang untuk gerakan radikal adalah ancaman masa depan terbesar bagi Eropa," tutur Yildirim.

Melansir Anadolu Agency, PKK, yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa, telah melancarkan kampanye teror terhadap Turki selama lebih dari 30 tahun dan bertanggung jawab atas kematian hampir 40 ribu orang.


500
komentar (0)