logo rilis
Tunjangan Babinsa Naik Drastis, Mabes TNI: Terima Kasih Presiden Jokowi
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
07 Juni 2018, 09:54 WIB
Tunjangan Babinsa Naik Drastis, Mabes TNI: Terima Kasih Presiden Jokowi
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Markas Besar TNI mengapresiasi perhatian kepada Presiden RI Joko Widodo yang manaikkan tunjangan operasional bagi aparat Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebesar 771 persen.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal M Sabrar Fadhilah, mengatakan, kenaikan tunjangan operasional bagi Babinsa itu adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap para prajurit TNI. 

"Ini adalah bagian dari perhatian negara. Kami mengucapkan terima kasih karena ini sangat dirasakan sekali," kata Sabrar di Jakarta, Rabu (6/6/2018). 

Babinsa, ujar Sabrar, merupakan ujung tombak dalam TNI dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di pelosok negeri. Sehingga menurutnya, menjadi wajar apabila tunjangan operasionalnya menjadi prioritas perhatian. 

"Saya yakin pemerintah sudah mengatur dengan baik, menghitung dengan baik. Kepala staf angkatan, Panglima TNI, semua kan memikirkan prajuritnya," ujar Sabrar. 

Dia yakin, kenaikan tunjangan operasional yanh cukup besar kepada para Babinsa itu tidak akan menimbulkan kecemburuan bagi prajurit lainnya. Pasalnya, hal itu menyangkut prioritas dan ketersediaan anggaran dari pemerintah. 

"Saya kira tidak cemburu. Ini kan terkait prioritas, ketersediaan anggaran. Kita pasti inginnya semuanya. Tapi kan ini soal prioritas dan ketersediaan anggaran. Babinsa ini wilayah Kerja luas, aspek kerjanya juga banyak," paparnya. 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memastikan akan menaikkan tunjangan operasional bagi aparat Bintara Pembina Desa (Babinsa). Tak tanggung-tanggung, para prajurit TNI yang bertugas di pelosok-pelosok desa itu akan dinaikkan tunjangan operasionalnya sebesar 771 persen.

"Babinsa yang mendengar apa yang saya umumkan akan sangat bergembira terutama yang berada di pelosok-pelosok dan bahkan untuk pendapatan operasional Babinsa yang tertinggi kemarin Rp1.335.000, dinaikkan menjadi Rp3.600.000," ungkap Jokowi. 

Editor: Sukma Alam


500
komentar (0)