Home » Peristiwa » Dunia

Tuduh Bawa Narkoba, Bangladesh Hancurkan Kapal Pengungsi Rohingya

print this page Selasa, 17/10/2017 | 18:06

Kapal pengungsi Rohingya. FOTO: abc.net.au

RILIS.ID, Jakarta— Pihak berwenang Bangladesh menghancurkan sekitar 20 kapal yang mengangkut pengungsi Rohingya di Shah Porir Dwip, wilayah selatan Bangladesh, Rabu (5/10/2017). Mereka menuduh ada penyelundup yang memanfaatkan arus pengungsi untuk membawa narkoba jenis metamfetamin.

Para pengungsi mengatakan, sebelum menghancurkan kapal-kapal tersebut, para penjaga perbatasan juga menangkap penumpang serta awak kapal.

Komandan Pasukan Penjaga Perbatasan Bangladesh, Letkol Ariful Islam, membantah ada peristiwa pemukulan terhadap pengungsi. Menurutnya, yang terjadi adalah tindakan keras terhadap upaya perdagangan manusia dan penyelundupan metamfetamin, yang dikenal warga setempat sebagai ya ba.

"Kapal mencoba mengangkut penumpang tanpa izin," kata Ariful.

Dia juga menuduh penyelenggara perjalanan kapal memanfaatkan warga Rohingya dengan meminta sejumlah uang. 

Beberapa penumpang mengatakan bahwa mereka telah membayar 10.000 taka Bangladesh atau Rp1,6 juta per orang untuk perjalanan tersebut.

Sementara beberapa penumpang lainnya mengatakan bahwa mereka tidak melihat adanya obat terlarang yang diangkut di kapal tersebut.

Namun Letnan Kolonel Ariful Islam mengatakan bahwa pasukan penjaga perbatasan telah menemukan obat terlarang dengan jumlah besar di perairan sekitar kapal.

Penulis Danial Iskandar

Tags:

rohingyabangladeshmyanmarpengungsi