logo rilis
Trump Pangkas 'Tradisi' Bantuan ke Palestina Hingga ke Titik Terendah
Kontributor
Syahrain F.
05 Januari 2018, 21:23 WIB
Trump Pangkas 'Tradisi' Bantuan ke Palestina Hingga ke Titik Terendah
Presiden AS Donald Trump mengunjungi situs yang dianggap suci bagi umat Yahudi, Tembok Barat, di Yerusalem, Palestina, 2

RILIS.ID, Washington— Keberpihakkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Israel sangat serius. 

Sikap ini memiliki konsekuensi sebaliknya terhadap tandingan Israel, Palestina. 

Turunan sikap itu ditunjukkan Trump dengan mengurangi bantuan AS ke Palestina. 

Bantuan itu bukan sesuatu yang spesial bagi AS. Karena sudah menjadi 'tradisi' pemerintahan Washington sejak lama.

Namun, di era Trump, bantuan itu merosot ke tingkat terendah dalam 10 tahun terakhir.

"Kami memberikan RATUSAN JUTA DOLLAR per tahun untuk orang-orang Palestina, tapi (kami) tidak menerima apresiasi atau penghargaan. Mereka bahkan tidak ingin melakukan perundingan damai dengan Israel," cuit Trump di Twitter pada hari kedua tahun baru.

Dari data yang dihimpun Badan Bantuan Pembangunan Internasional AS (USAID), total bantuan AS ke Jalur Gaza dan Tepi Barat berjumlah US$8 miliar selama 23 tahun terakhir.

Namun, jumlah itu (US$8 miliar) hanya segelintir dari total bantuan yang telah dikorbankan AS untuk Israel. US$8 miliar merupakan bantuan AS kepada Israel untuk periode 2016-2017, satu tahun.

Sejak 1949, bantuan ekonomi yang diberikan untuk Israel telah mencapai sekitar USD 130 miliar.

Fluktuasi Bantuan AS ke Palestina
Dilansir dari kantor berita Anadolu Agency, bantuan AS ke Palestina hanya seperenam belas dari bantuan yang diberikan kepada Israel untuk periode 1994-2000.

Namun, di tahun tahun 2000an jumlah itu naik pesat.

Pada 2008, Pemerintah Palestina menerima bantuan sebesar US$512 juta dari anggaran yang ditandatangani mantan presiden George W. Bush.

Tahun berikutnya menjadi tahun pertama Barack Obama mendiami Gedung Putih di Washington DC. Jumlah bantuan ke Palestina naik dua kali lipat menjadi US$1 miliar.

Pada 2010, bantuan tersebut turun menjadi US$687 juta diikuti penurunan di tahun berikutnya menjadi US$461 juta. 

Pada 2011 dan 2012 bantuan itu kembali meningkat menjadi US$472 juta, diikuti peningkatan selanjutnya di 2013 (US$1 miliar), kemudian kembali memotongnya pada 2014 menjadi US$497 juta, US$557 juta pada 2015, dan US$457 juta di 2016.

Di era Trump jumlah itu merosot drastis sebanyak 32 persen dari tahun terakhir menjadi US$285 juta.

Jumlah tersebut tercatat sebagai bantuan terendah AS untuk Palestina dalam 10 tahun terakhir.

"Kami telah merebut Yerusalem—bagian tersulit dari negosiasi ini. Namun begitu, konsekuensi yang dihadapi Israel lebih berat," ujar Trump.

"Namun, karena rakyat Palestina menolak merundingkan perdamaian, lalu mengapa kita harus tetap memberi bantuan besar ke mereka?" lanjutnya.


Tags
#DONALD TRUMP
#AMERIKA SERIKAT
500
komentar (0)