logo rilis
Tradisi Unik Masyarakat Jawa Sambut Puasa Ramadan
Kontributor
Ning Triasih
15 Mei 2018, 22:33 WIB
Tradisi Unik Masyarakat Jawa Sambut Puasa Ramadan
Tradisi Nyadran jelang Ramadan. FOTO: Instagram/@

RILIS.ID, Jakarta— Marhaban ya Ramadan. Bulan suci penuh ampunan bagi umat Muslim tengah menanti di depan mata.

Jelang puasa Ramadan, ada tradisi atau kebiasaan unik yang rutin dilakukan masyarakat Indonesia khusnya di Jawa. Apa saja itu?

Nyadran

Nyadran merupakan tradisi menyambut Ramadan dari wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Nyadran berasal dari kata Sraddha yang berarti keyakinan. Kegiatan ini diwarnai dengan rangkaian kegiatan seperti membersihkan makam, tabur bunga dan acara selamatan atau bancakan.

Dalam acara ini, tuan rumah akan menyajikan menu tradisional khas daerah mereka. Setiap daerah, seperti Banyumas, Yogyakarta, Semarang dan sekitarnya memiliki cara berbeda dalam menunjukkan rasa syukur menyambut datangnya Ramadan.

Pawai Obor

Cirebon,Jawa Barat menyambut datangnya bulan Ramadan dengan mengadakan tradisi pawai obor. Tradisi ini sebagai simbol semangat bersatu umat dalam menghadapi bulan yang penuh dengan kebaikan. Biasanya, tradisi ini diikuti ribuan warga baik tua, muda, laki-laki, dan perempuan berkumpul dan berkeliling kota membawa obor.

Padusan

Sehari jelang puasa Ramadan, masyarakat Jawa khususnya di daerah Boyolali berbondong-bondong mensucikan diri dengan padusan. Tradisi ini merupakan ritual menyucikan diri dengan cara mandi atau berendam di laut serta sumber-sumber air lainnya. Tujuannya supaya saat menjalankan ibadah puasa, merek telah dalam keadaan suci, baik jiwa maupun raga.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)