logo rilis
Tolak Voting, PDIP Ajak Eks Pendukung Prabowo Bicarakan Kursi Ketua MPR
Kontributor
Nailin In Saroh
12 Agustus 2019, 10:01 WIB
Tolak Voting, PDIP Ajak Eks Pendukung Prabowo Bicarakan Kursi Ketua MPR
Politisi PDIP Ahmad Basarah

RILIS.ID, Jakarta— Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah, mengungkapkan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri telah menolok pemilihan pimpinan MPR melalui skema voting. Megawati, pun memerintahkan PDIP untuk berbicara dengan partai eks pendukung Prabowo Subianto, yang sebelumnya tergabung dalam koalisi Indonesia Adil dan Makmur terkait hal tersebut.

 Megawati Soekarnoputri, kata dia, ingin pimpinan MPR dipilih secara aklamasi.

"Karena Bu Mega menginginkan, agar pimpinan MPR itu dipilih secara aklamasi bukan secara voting," ujar Basarah di Kawasan Sanur, Denpasar, Bali, Minggu (11/8/2019).

Diketahui, eks partai koalisi Indonesia Adil dan Makmur adalah Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Partai Demokrat.

Kendati demikian, kata Basarah, bukan sembarang partai politik yang akan diterima bergabung dalam pemerintahan. Partai tersebut, menurutnya, harus menyepakati amandemen terbatas terhadap UUD 1945.

Salah satu tujuannya, dikatakan Basarah, untuk kembali mengaktifkan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) sebagai pedoman pembangunan Indonesia yang berkesinambungan.

"(Harus) partai-partai politik yang sepakat dengan agenda amandemen terbatas UUD 45 ini. Oleh karena itu kita ingin memanfaatkan waktu yang ada untuk membuka forum musyawarah," jelasnya.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID