logo rilis
Tolak RUU Ciptaker, AHY: Kita Harus Berkoalisi dengan Rakyat!
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
04 Oktober 2020, 08:19 WIB
Tolak RUU Ciptaker, AHY: Kita Harus Berkoalisi dengan Rakyat!
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono. FOTO: Dok. Demokrat

RILIS.ID, Jakarta — Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan penolakannya terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja. Ia pun mengajak seluruh pengurus dan kader Demokrat untuk berkoalisi dengan rakyat dalam menolak RUU tersebut. 

"Sesuai dengan apa yang saya sampaikan dalam pidato politik yang lalu, kita harus berkoalisi dengan rakyat. Terutama rakyat kecil, termasuk buruh yang hari ini paling terdampak oleh krisis pandemi dan ekonomi," kata AHY dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/10/2020). 

AHY mengungkapkan, keputusan partai untuk menolak RUU Ciptaker itu juga sudah disampaikan oleh Fraksi Demokrat dalam pandangan akhir mini di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (3/10/2020) malam. 

"Tolong dokumen tersebut dibaca utuh oleh kita semua, supaya bisa dipahami logika dan substansi yang telah kita perjuangkan di DPR RI," ujar AHY. 

Putra sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menilai, tidak ada urgensinya DPR RI membahas RUU Ciptaker di tengah pandemi COVID-19. Apalagi, menurutnya, RUU Ciptaker tersebut sangat dipaksakan, berat sebelah, dan banyak pasal yang merugikan kaum buruh dan pekerja yang jumlahnya sangat besar. 

"Selain itu, RUU tersebut berbahaya, nampak sekali bahwa ekonomi Pancasila akan bergeser menjadi terlalu kapitalistik dan neo-liberalistik. Tentu, menjadi jauh dari prinsip-prinsip keadilan sosial. Alih-alih berupaya untuk menciptakan lapangan kerja secara luas, RUU tersebut berpotensi menciptakan banyak sekali masalah lainnya," jelas AHY. 

Ia meminta semua pengurus dan kader untuk tidak berkecil hati meskipun kalah suara dalam pembahasan RUU tersebut di parlemen. Karena, menurutnya, perjuangan untuk rakyat tidak boleh sampai berhenti. 

"Kepada seluruh pengurus dan kader, mari kita bangun narasi yang tepat sesuai semangat PD untuk terus membela mereka yang lemah. Kalau ada yang bertanya mengapa PD menolak, tolong bantu jelaskan dengan baik. Suarakan di media mainstream, media online, dan media sosial secara tepat, rasional, dan terukur," kata AHY. 

"Biarlah kita kalah di parlemen, tapi jangan kita kalah di hati dan pikiran rakyat yang kita cintai bersama," pungkasnya. 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID