logo rilis

Tok! Presiden Jokowi Ingin Pilkada Langsung
Kontributor
Nailin In Saroh
12 November 2019, 21:02 WIB
Tok!  Presiden Jokowi Ingin Pilkada Langsung
Ilustrasi Pemilihan Umum

RILIS.ID, Jakarta— Pesiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan bahwa pemilihan kepala daerah (Pilkada) masih menggunakan sistem pemilihan langsung. Hal ini direspons wacana Pilkada tidak langsung yang dilempar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

"Tetap melalui pemilihan langsung yang merupakan cermin kedaulatan rakyat atau demokrasi dan sesuai dengan cita-cita Reformasi 1998," ujar Juru Bicara Presiden Joko Widodo Fadjroel Rachman dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Fadjroel mengungkapkan, Presiden hanya ingin menyelesaikan pelaksanaan Pilkada Langsung yang berkaitan dengan masalah tekhnis. 
"Yang akan dievaluasi hanya teknis penyelenggaraan," katanya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan masih akan melakukan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 sesuai Undang Undang (UU), yang berarti Pilkada 2020 tetap akan dilakukan secara langsung.

Sejalan dengan Jokowi, Perkumpulan untuk Pemilu, dan Demokrasi (Perludem) mendukung partai politik membenahi hubungan internal pencalonan kader sebagai kepala daerah.

Menurut Perludem, sistem bebas Pilkada diubah menjadi tidak langsung, masalah tidak akan selesai jika partai tak berbenah diri.

"Pilkada langsung atau tidak langsung, jika partainya tidak dibenahi, tidak akan pernah menyelesaikan masalah," kata Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini saat ditemui di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Selasa (12/11).

Titi mengatakan, Pilkada tidak langsung sebaliknya akan semakin "menggelapkan" ruang pencalonan kepala daerah.

Tidak hanya itu, transisi Pilkada yang demikian juga disetujui rawan penyelesaian konflik. Misalnya, seorang calon kepala daerah yang juga mantan narapidana akan lebih mudah kembali.

"Sebab, suara masyarakat tidak memiliki pengaruh besar dalam keterpilihan calon kepala daerah. Padahal, belum tentu masyarakat menerima kepala daerah yang ditunjuk DPRD lokal, sebagai pemimpin mereka," kata Titi. 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID