logo rilis
TNI Bantu Berantas Terorisme, Menhan: Itu Enggak Ngawur!
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
14 Mei 2018, 18:31 WIB
TNI Bantu Berantas Terorisme, Menhan: Itu Enggak Ngawur!
Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meminta pro-kontra keterlibatan TNI dalam Undang-Undang Pemberantasan Terorisme dihentikan. 

Menurutnya, tugas pokok TNI dan Polri harus dijadikan acuan dalam menyelesaikan polemik tersebut. 

"Lihat tugas pokok. Polisi kamtibnas. Tugas pokok  TNI adalah alat menjaga keutuhan negara, menjaga kedaulatan negara, menjaga keselamatan bangsa. Kita bicara dengan disiplin ilmu. Enggak ngawur," tegasnya di kawasan Menteng, Jakarta, Senin (14/5/2018). 

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) itu melanjutkan, yang dilakukan teroris adalah upaya untuk mengganti ideologi negara, yakni Pancasila. 

Ryamizard mengatakan, menjadi tugas pokok TNI yang termuat dalam Sapta Marga untuk menjaganya. 

"Di dalam Sapta Marga kedua, kami patriot Indonesia, pendukung serta pembela ideologi negara yang bertanggung jawab dan tidak mengenal menyerah. Kalau saya ngomong jelas kan? Saya heran bangsa ini. Banyak polemik daripada kerjanya," kesalnya.

Ryamizard menegaskan, saat ini payung hukum untuk memberantas terorisme penting untuk segera ada. 
Pasalnya, hal itu untuk keselamatan seluruh masyarakat di Indonesia. 

"Entah Perppu atau apa, yang penting untuk keselamatan bangsa," pungkasnya.
 

Editor: Kurniati


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)